KASIHAN...Pasangan Yang Diarak Telanjang Ternyata Tidak Melakukan Mesum, Ini Fakta Kepolisian...

Senin,13 November 2017 | 21:48:55 WIB

KASIHAN...Pasangan Yang Diarak Telanjang Ternyata Tidak Melakukan Mesum, Ini Fakta Kepolisian...
Ket Foto : Kedua pemuda yang dituduh mesum oleh warga yang berujung tindak penganiayaan dan proses hukum di kepolisian.

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Polisi mengatakan pasangan yang digerebek warga di Cikupa, Kabupaten Tangerang, bukan pasangan mesum.

Mereka diketahui sedang menjalin hubungan dan berencana menikah.

Sabilul mengatakan, sebelum digerebek warga, korban pria datang ke kontrakan pacarnya membawa makanan. Namun tak lama, warga datang dan memaksa keduanya mengaku berbuat mesum.

"Dia antar makanan, ke kamar mandi sikat gigi, habis itu keluar langsung ditarik suruh ngaku,kalau nggak ditelanjangi. Tapi yang jelas aslinya pakai baju," ujar Sabilul.

Dilansir dari detik.com, Dia menambahkan saat itu kedua korban sama-sama masih mengenakan baju. Pelaku yang menggerebek lalu menarik baju pasangan tersebut.

"Dia pakai baju dua-duanya. Digedor orang, ditarik bajunya, dibuka oleh oknum itu," pungkasnya.
 
Tak hanya menelanjangi korban mereka juga menganiaya pasangan tersebut.

"Yang laki-laki kerahnya ditarik, perempuan ditarik kaos ke atas ditelanjangi, dipukuli, ditampar lalu digelandang," kata Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif saat dihubungi, Senin (13/11/2017).

Tak sampai di situ, para pelaku juga mengajak warga lain untuk mendatangi lokasi. Mereka mengajak warga mengabadikan pasangan yang dituduh mesum itu.

"Habis itu mereka bilang ayo selfie, upload. Ada yang bilang begitu, 'ada yang mesum!'," papar Sabilul.

Dia menambahkan, penegakan hukum akan difokuskan pada tindak kekerasan yang dilakukan warga.

"Yang masalah utama bukan mesumnya tapi masalah tindak pidana kekerasannya. Polisi sering kali terlambat mengambil tindakan, saya nggak mau itu," lanjutnya.

Polisi juga telah melakukan visum terhadap kedua korban. Mereka mengalami memar akibat penganiayaan yang dilakukan warga.

"Sudah kita lakukan visum pada keduanya. Jadi ada bekas luka, bekas dianiaya, memar," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiyawan saat dikonfirmasi terpisah. 

Polisi menangkap 3 orang yang ikut menelanjangi dan menganiaya pasangan diduga mesum di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Jumlah itu ada kemungkinan akan bertambah.

"Yang diduga pelaku sudah kita amankan 3 orang, dan akan berkembang juga," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiyawan saat dimintai konfirmasi, Senin (13/11/2017). ketiga terduga pelaku yang ditangkap itu. Mereka diketahui tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.
"Warga sekitar situlah. Mereka ikut menggerebek dari awal," ujarnya.

Apa yang terjadi itu saat ini dalam penanganan polisi setempat. Melihat dari video yang viral di media sosial, polisi juga melakukan penangkapan pada para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan.

"Kami sudah mengamankan tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan," ungkap AKBP Sabilul alif yang dikutip dari Wartakota.

Lebih lanjut juga dibilang kalau Kepolisian Tangerang, nggak segan-segan untuk menindak tegas pelaku penganiayaan.

Ketiga pelaku pengroyokan yang disebut-sebut sebagai aktor intelektual itu berinisial G, T, dan C.

"Ketiganya kami tangkap hari ini," ucapnya.
Menurutnya, pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. Beberapa saksi - saksi pun sudah dimintai keterangan.

"Untuk di balik motifnya masih kami kembangkan, yang jelas mereka sebagai propokatornya," kata Sabilul.

Sabilul menyatakan jajarannya akan menindak tegas siapa pun pelaku penganiayaan. Para pelaku sudah dibawa ke Mapolresta Tangerang guna proses penyelidikan lebih lanjut.

"Keadaan korban masih trauma dan sudah menjalani visum," ungkapnya.

Ia menerangkan kedua korban tersebut memang memiliki hubungan yang spesial. Mereka dalam waktu dekat ini akan segera menikah.

"Korban dikeroyok di kontrakan ceweknya. Mereka luka - luka dan masih dalam perawatan," papar Sabilul.

Sementara itu, dalam akun Yuni Rusmini, warga kembali diingatkan untuk tidak mudah menghukum orang lain tanpa bukti yang jelas dan pasti, apalagi sampai melakukan tindakan aniaya. 

Dalam tulisannya, seorang netizen yang aktif mengupload informasi seputar tindakan penganiyaan terhadap kedua pasangan yang hendak menikah bulan depan itu, Yuni rusmini mengajak netizen untuk tidak mudah menyalahkan seseorang.

 #yunirusmini fb
#mari bijaklah dlm menyikapi kejadian disekitar kita, jgn sampai dgn yg Kita lakukan ikut"an , membuat kita rugi sendiri terjerat hukum ,Dan mengakibatkan fatal bg org lain. Bukan pahala yg Kita dpt dgn kedok kebaikan yg nyatanya justru sebuah dosa besar karena menganiaya ,mempermalukan org yg tdk bersalah.
#mari buat pembelajaran , jgn sampai terulang lg penghakiman Massa hanya skdr info yg BLM pasti , terprofokasi Akan rugi sendiri karena masuk Bui.
#yunirusmini fb.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih memeriksa tiga orang yang diduga terlibat tindak penganiyaan terhadap  pasangan yang semula sempat diinfokan melakukan perbuatan mesum.(*/R04/dtc)