Begal Bersenjata di Tarai Sudah Terjadi Dua Kali Beraksi Dalam Sepekan Ini, Pelaku tak Segan Lukai Korban

Kamis,07 Desember 2017 | 19:35:06 WIB

Begal Bersenjata  di Tarai Sudah Terjadi Dua Kali Beraksi Dalam Sepekan Ini, Pelaku tak Segan Lukai Korban
Ket Foto : Korban aksi begal bersenjata, Febri bin Herman tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Aksi begal di Tarai Bangun bukan kali pertama. Bahkan sudah terjadi dua kali dalam sepekan terakhir. 

Informasi tersebut diperoleh riausky.com dari warga yang mengaku memang tinggal di Tarai.

''Ini bukan kasus pertama, sekitar empat atau lima hari yang lalu, juga ada aksi begal di sekitar Tarai ini,'' ungkap Darwin, salah seorang warga di sekitaran wilayah perbatasan Pekanbaru dan Kampar itu kepada riausky.

Dikatakan dia, sebelum kasus begal yang menewaskan Febri  bin Herman, warga Kilometer 3,5 Garuda Sakti, Kecamatan Tampan pekanbaru, pada Rabu (6/12/2017) subuh sekitar pukul 04.30 wib, aksi serupa juga dialami oleh salah seorang warga masih di sekitaran Tarai. 

''Waktu itu korbannya seorang ibu. Tapi kami kami tidak sempat mengkonfirmasi datanya. Tapi yang pasti beliau warga di sekitar Tarai juga. Kejadiannya sore hari, sekitar pukul 16.30 WIB,'' kata Darwin.

Ditakan dia, ibu tersebut awalnya berencana hendak berbelanja ke pasar kaget tidak jauh dari jembatan.

Saat melintas, situasi sedang ramai, ibu tersebut tiba-tiba dipepet oleh tiga sepeda motor. 

Curiga dengan aksi tiga pria yang memepetnya, ibu tersebut langsung membuang kunci sepeda motornya sembari berteriak. 

Para pelaku pun langsung panik begitu mengetahui korbannya berteriak. Salah seorang diantaranya langsung menikamkan sebentuk benda tajam ke tubuh korban, hingga harus dilarikan ke rumah sakit. 

Situasi itu juga, sebut Darwin yang membuat banyak warga di sekitar Tarai saat ini waswas bila keluar rumah. 

''Mereka itu tidak menunggu saat sepi, saat ramai pun bisa beraksi,'' kata dia. 

Terkait aksi begal yang menewaskan Febri bin Herman (pada berita sebelumnya Feri Herman), Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK MH melalui Kapolsek Tambang AKP Jambi Lumban Toruan SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

Hanya saja, pasca maraknya begal di perbatasan Pekanbaru-Kampar ini, banyak  warga yang meminta aparat kepolisian mengintensifkan upaya pengamanan.

''Kita khawatir, saat ini banyak sekali anak-anak muda berkeliaran tengah malam sampai subuh keluar dari warnet. Mereka banyak yang pengangguran dan tak punya kerja. Siang tidur. Kondisi ini memicu kerawanan, karena tidak tertutup kemungkinan pelakunya masih berasal dari warga di sekitar Tarai bangun juga,'' kata Ibu Wiwit yang ditemui sedang berbelanja di Pasar kaget di  Kualu.(R07)