SADIS...Tak Terima Anaknya Dihukum, Ibu Kepala Sekolah Ini Dianiaya Wali Murid, Dilempar Pakai Meja Kaca, Berdarah-darah

Selasa,13 Februari 2018 | 21:24:24 WIB

SADIS...Tak Terima Anaknya  Dihukum, Ibu Kepala Sekolah Ini Dianiaya Wali Murid, Dilempar Pakai Meja Kaca, Berdarah-darah
Ket Foto : Kepala Sekolah SMP 4 Lolak dianiaya oleh wali salah satu siswanya

RIAUSKY.COM - Belum hilang dari ingatan kita kematian seorang guru yang dianiaya muridnya, kembali terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh orang tua siswa kepada guru yang juga kepala sekolah.

Kasus yang menghebohkan itu terjadi di salah satu sekolah negeri di Sulawesi Utara.

Nasib sial ini menimpa Astri Tampi (57), warga Desa Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong. Pasalnya, ia telah dianiaya oleh DP alias Mart (41) yang tak lain warga sekampunya.

Astri yang diketahui menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMP 4 Lolak, lantas langsung mengadu ke pihak polisi Sektor (Polsek) Lolak, pada Selasa (13/2).

Dihadapan petugas, Ibu kepala sekolah ini mengaku jika dirinya merasa sangat keberatan dengan apa yang telah dilakukan Mart kepadanya.

"Saya mengundang dia untuk mengahadap ke pihak sekolah. Berhubungan, anaknya akan diberikan pembinaan. Jadi toh saya mengundang dia selaku wali murid," urai Astri menceritakan kronologi awal peristiwa tersebut.

Namun, lanjut Astri, saat tengah memberikan pembinaan pelaku malah marah-marah, parahnya lagi pelaku sempat menendang meja kaca yang ada dihadapannya. Tak sampai disitu, pelaku pun mengangkat meja tersebut dan langsung melanyangkan ke arah korban.

"Kejadiannya jam 09:30. Saat saya sedang membina anaknya, dia (pelaku) langsung marah dan menendang meja kaca di dalam ruangan saya. Ia juga mengangkat meja itu dan menghantamkannya ke arah kepala saya," bebernya seperti dimuat Tribun Manado.

Sementara itu, Kapolsek Lolak AKP Suharno, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku sudah berhasil diamankan. 

"Pelaku sudah ditangkap. Ia dijerat dengan pasal 356 tentang kekerasan terhadap pegawai yang tengah melakukan tugas. Untuk korban sendiri mengalami luka pada tangan kanan, luka pada bagian hidung dan bengkak pada bagian kepala," jelasnya. 

Sebelumnya peristiwa ini sempat viral usai salah seorang pengguna media sosial Facebook bernama Alfred Bustian Kaemba yang mengunggah postingannya ke sebuah group.

Kabarnya, wanita dengan kondisi luka dan darah itu adalah kepala Sekolah SMP 4 Lolak. Kepala Sekolah tersebut mendapatkan penganiayaan dari wali salah satu siswanya.

Menurut penuturan Alfred Baustian dalam unggahannya, kepala sekolah dipukuli menggunakan meja kaca, dan kaki meja.

Kronologinya, peristiwa tersebut berawal dari teguran oleh Kepala Sekolah kepada siswanya, lalu menyuruh sang siswa membuat surat pernyataan.

Dalam captionnya ia menuliskan:

Kembali lagi terjadi penganiayaan terhadap guru oleh wali murid, kepala sekolah smp 4 lolak di aniaya oleh orang tua murid, kejadian tadi pagi jam 10 pagi, kepala sekolah dipukul pke meja kaca, dan kaki meja,,,hanya krna kepala sekolah menegur siswa dan menyuruh buat surat pernyataan atas kenakalan yg dilakukan siswa tersebut. sangat dj sayangkan.

Sontak postingan ini langsung menarik perhatian warganet Sulawesi Utara. Hanya dalam beberapa waktu saja, postingan ini sudah dibagikan oleh warganet sebanyak ribuan kali. (*)