SADIS, Begini Kronologis Kepala Sekolah SMPN 4 Lolak Dibentak dan Dilempar Meja Kaca Sampai Luka Parah...

Rabu,14 Februari 2018 | 00:40:05 WIB

SADIS, Begini Kronologis Kepala Sekolah SMPN 4 Lolak Dibentak dan Dilempar Meja Kaca Sampai Luka Parah...
Ket Foto : Kepsek SMPN 4 Lolak, Astri Tampi mengalami luka parah pasca penganiyaan oleh orang tua murid.

RIAUSKY.COM- Kasus kekerasan terhadap guru kembali terjadi. Astri Tampi (57)Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Lolak, Boolang Mangondow, Siuulawesi Utara menjadi korban penganiayaan berat orang tua murid.

Dia tak hanya dibentak oleh pelaku yang juga tetangganya sekampung, namun juga dipukul dan dilempari dengan meja kaca di dalam ruangannya.

Aksi brutal yang terjadi di dalam lingkungan sekolah yang terletak di Jalan Pelabuhan, Labuhan Uki, Boolang Mangondow tersebut terjadi hanya karena Astri meminta orang tua muridnya, berinisial Mart (41) untuk datang ke sekolah karena anaknya yang termasuk bandel akan dikenakan hukuman pembinaan.

Bukannya ikut mendukung upaya pembinaan yang akan dilakukan pihak sekolah, Mart malah memaki dan membentak-bentak Astri. Pelaku sempat menendang meja kaca yang berada di ruangan tempat mereka bertemu.

Tapi, aksinya ternyata tak cuma sampai di sana. Mart mengangkat meja kaca yang ukurannya cukup besar tersebut dam melemparkannya ke tubuh perempuan paruh baya tersebut hingga tersungkur dan tangan dan kepalanya penuh luka.

Kondisi korban benar-benar shock saat ditemui oleh sejumlah guru yang kemudian mengetahui peristiwa tindak kekerasan yang dialami oleh Astri.

Tak terima dengan perlakuan itu, Astri yang juga kepala sekolah di SMPN 4 Lolak  pun lantas melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya kepada aparat kepolisian Sektor Lolak. 

''Peristiwa pemanggilan terhadap Mart sekitar pukul 09.30. Saat itu, saya sedang melakukan pembinaan terhadap anaknya (pelaku,red). Saya mengundangnya selaku wali murid. 

saat tengah memberikan pembinaan pelaku malah marah-marah, parahnya lagi pelaku sempat menendang meja kaca yang ada dihadapannya. Tak sampai disitu, pelaku pun mengangkat meja tersebut dan langsung melanyangkan ke arah korban.

"Kejadiannya jam 09:30. Saat saya sedang membina anaknya, dia (pelaku) langsung marah dan menendang meja kaca di dalam ruangan saya. Ia juga mengangkat meja itu dan menghantamkannya ke arah kepala saya," bebernya seperti dimuat Tribun Manado.
Sementara itu, Kapolsek Lolak AKP Suharno, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku sudah berhasil diamankan.
 
"Pelaku sudah ditangkap. Ia dijerat dengan pasal 356 tentang kekerasan terhadap pegawai yang tengah melakukan tugas. Untuk korban sendiri mengalami luka pada tangan kanan, luka pada bagian hidung dan bengkak pada bagian kepala," jelasnya. 
Sebelumnya peristiwa ini sempat viral usai salah seorang pengguna media sosial Facebook bernama Alfred Bustian Kaemba yang mengunggah postingannya ke sebuah group.

Kabarnya, wanita dengan kondisi luka dan darah itu adalah kepala Sekolah SMP 4 Lolak. Kepala Sekolah tersebut mendapatkan penganiayaan dari wali salah satu siswanya.

Menurut penuturan Alfred Baustian dalam unggahannya, kepala sekolah dipukuli menggunakan meja kaca, dan kaki meja.

Kronologinya, peristiwa tersebut berawal dari teguran oleh Kepala Sekolah kepada siswanya, lalu menyuruh sang siswa membuat surat pernyataan.

Dalam captionnya ia menuliskan:
Kembali lagi terjadi penganiayaan terhadap guru oleh wali murid, kepala sekolah smp 4 lolak di aniaya oleh orang tua murid, kejadian tadi pagi jam 10 pagi, kepala sekolah dipukul pke meja kaca, dan kaki meja,,,hanya krna kepala sekolah menegur siswa dan menyuruh buat surat pernyataan atas kenakalan yg dilakukan siswa tersebut. sangat dj sayangkan.
Sontak postingan ini langsung menarik perhatian warganet Sulawesi Utara. Hanya dalam beberapa waktu saja, postingan ini sudah dibagikan oleh warganet sebanyak ribuan kali. (*)