Afrida Maya Sari Damanik Tewas Kecelakaan, Pihak Kampus Berduka dan Kehilangan Mahasiswi Berprestasi

Rabu,11 April 2018 | 18:41:22 WIB

Afrida Maya Sari Damanik Tewas Kecelakaan, Pihak Kampus Berduka dan Kehilangan Mahasiswi Berprestasi
Ket Foto : Afrida Maya Sari Damanik

RIAUSKY.COM - Nasib malang menimpa mahasiswi cantik dan pintar ini, pihak kampus pun merasa kehilangan atas kepergian mahasiswi berprestasi ini yang begitu tiba-tiba.

Afrida Maya Sari Damanik (20) asal Medan yang merupakan mehasiswi Universitas Bangka Belitung (UBB) meningal dunia karena kecelakaan, Rabu (11/04/2018) dinihari.

Kabar duka ini membuat keluarga almarhumah terpukul. Mereka lantas bergegas melihat jasad Afrida di Rumah Sakit Ir Soekarno, Air Anyir, Bangka.

Dalam rilis UBB-nya , Rabu (11/4/2018) disebutkan meninggalnya Afrida secara mendadak ini membuat sivitas akademika UBB berduka. Di forum watsapp kalangan dosen UBB ‘bertalu-talu’ disampaikan rasa duka.

Duka mendalam pun dirasakan sesama mahasiswa, rekan Afrida Maya Sari Damanik. Rasa duka, iba dan empati itu bahkan mereka tulis di beranda profil facebook milik Afrida.

“Cepatnya dirimu pergi meninggal dunia ini syg Afrida Maya Sari Damanik, teman masa kecil kami semua. Meninggal jam 3 pagi td. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan. Amin.” tulis Srie Ganty dan Violeta, rekan Afrida.
Afrida, tercatat sebagai mahasiswi semester IV Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) UBB.

Ia mengalami kecelakaan di jalan raya Desa Kelapa, Bangka Barat, Senin (9/04/2018) pagi.

Peristiwa itu terjadi ketika Afrida, yang mengendarai sepeda motor sendirian, menuju kampus UBB di Desa Balunijuk, Merawang.

Wakil Dekan Bagian Kemahasiswaan FE Suhaidar mengemukakan ketika berada di jalan raya Desa Kelapa, sepeda motor Afrida ditabrak oleh sepeda motor lainnya.

“Kami baru tahu mahasiswi kami itu mengalami kecelakaan pada hari Selasa tanggal 10 April. Informasi itu pun kami peroleh dari rekan Afrida, yang juga sesama mahasiswa FE,” ujar Suhaidar seperti dimuat Bangkapos.com.

Afrida mengalami luka-luka. Dalam kondisi sadar, ia lalu dibawa ke Puskesmas Kelapa untuk mendapat perawatan. Setelah mendapat perawatan di puskesmas, Afrida kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Arsani di Kenanga, Sungailiat.

“Setelah itu mahasiswi kita Afrida dirujuk ke RS Ir Soekarno di Air Anyir. Selama dua hari, Senin dan Selasa, Afrida masih sadar dan bisa diajak bicara. Tapi ia kerap mengeluh kepalanya sakit,” tukas Suhaidar.

Afrida, anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Jhon Serasi Damanik- Nurmega Sitinjak, meninggal dunia Rabu (11/04/2016) dinihari pukul 2.30 wib.

Informasi yang diperoleh Suhaidar dari pihak keluarga Afrida, jasad Afrida akan dimakamkan di Medan; kota kelahiran orangtuanya. “Rencananya, jasad Afrida akan dibawa ke Medan pada Kamis (12/04/2018) pagi,” tukas Suhaidar, didampingi Khairiyansyah, Wakil Dekan FE.

Dekan FE UBB Reniati yang ditemui terpisah di ruang kerjanya, Rabu siang, mengungkapkan rasa duka yang mendalam dari keluarga besar FE.

“Atas nama dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan di lingkungan FE, kami mengucapkan rasa duka yang mendalam. Untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujar Reniati yang tampak terpukul. 

Afrida Maya Sari Damanik, diterima sebagai mahasiswa FE UBB pada tahun 2016. Ia merupakan lulusan dari SMA St Yosef Pangkalpinang.

Afrida dikenal aktif berorganisasi. Alumnus SMP Kalam Kudus Pematang Siantar, Sumut, ini menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) FE UBB. “Afrida itu salah seorang mahasiswi kebanggaan kami. Selain pintar, cerdas dan punya jiwa kepemimpinan," ujar Reniati.
 
Ia menambahkan, Afrida itu dikenal sebagai mahasiswi yang aktif, periang dan ramah. "Di UBB, teman Afrida banyak. Ia ramah dan mudah bergaul,” ungkapnya.

Menurut Reniati, sebagai mahasiwi yang dikenal cerdas dan pintar, Afrida sebenarnya pada hari Selasa (10/04/2018) siang dijadwalkan mengikuti wawancara calon penerima beasiswa Bank Indonesia. Namun takdir berkata lain, rencana itu tak dapat terealisasi, setelah Afrida mengalami kecelakaan dan akhirnya meninggal dunia. (*)