Tak Dipulangkan, Keluarga Ikhlas Jasad Fatimah Darsan Mahasiswi Al Azhar Asal Sumatera Barat Dimakamkan di Kairo

Senin,11 Juni 2018 | 12:32:29 WIB

Tak Dipulangkan, Keluarga Ikhlas Jasad Fatimah Darsan Mahasiswi Al Azhar Asal Sumatera Barat Dimakamkan di Kairo
Ket Foto : Fatimah Darsan Abdul Malik

RIAUSKY.COM - Keluarga Fatimah Darsan Abdul Malik, mahasiswi Universitas Al Azhar asal Indonesia yang wafat dalam kecelakaan beruntun di samping Masjid Ibadurrahman, Hay El Sabeh, Nasr City, Kairo, mengikhlaskan jenazah korban dimakamkan di negeri orang.

Menurut Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzi, keputusan untuk memakamkan jenazah gadis 23 tahun itu di Kairo, didapatkan melalui komunikasi antara kedutaan dengan keluarga almarhumah.

"Kita sudah kabarkan kepada pihak keluarga. Kita sudah melakukan pembicaraan dengan kakak Kandung Almarhumah," kata Helmy Fauzi seperti dilansir Viva.co.id.

Dalam komunikasi lanjut Helmy, kakak kandung almarhumah yang menjadi perwakilan pihak keluarga, mengambil keputusan dan menyetujui, jika jenazah Fatimah tidak dibawa ke tanah kelahirannya di Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

"Pihak keluarga meminta dan bersedia jika jenazah Fatimah dimakamkan di Mesir saja. Pihak asrama mahasiswa Universitas Al Azhar juga telah menawarkan fasilitas pemakaman," ujar Helmy.

Dengan adanya keputusan Jenazah dimakamkan di Mesir, KBRI Kairo selanjutnya melakukan pengurusan surat kematian dan pemakaman jenazah. Dan pada pukul 18.00 WIB, akhirnya jenazah Fatimah di kebumikan.

"Kita sudah urus surat kematian dan dokumen lainnya. Senin pagi diperkirakan sudah dapat dimakamkan," kata Helmy.

Sementara itu, Ketua Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KMM) Mesir, Abdul Rahman Taufiq menyatakan, secara kelembagaan mahasiswa, dirinya mengucapkan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang menimpa Fatimah.

Bahkan sebagai bentuk solidaritas, KMM Mesir, saat ini sudah menggalang bantuan dana melalui sejumlah rekening yang sudah disiapkan pengurus.

Selain itu, sejumlah pengurus dan mahasiswa lainnya, juga akan ikut mengantarkan jenazah almarhum ke peristirahatan terakhir.

"Kita sudah mendapatkan informasi penyelenggaraan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, salat hingga pemakaman sudah dapat dilaksanakan. Kita akan ikut serta seluruh proses penyelenggaraan jenazah almarhumah," kata Abdul Rahman Taufiq. (*)