DANGER...Dumai Pintu Masuk Jaringan Internasional, Ini Tujuh Kasus ''Mega'' Sabu di Sumatera

Sabtu,20 Agustus 2016 | 18:12:35 WIB
DANGER...Dumai Pintu Masuk Jaringan Internasional, Ini Tujuh Kasus  ''Mega'' Sabu di Sumatera
Ket Foto : Penangkapan sabu dari bus Bintang Utara di Dumai, Jumat malam tadi. Foto: Riau Headline.

 

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Aparat Kepolisian kembali berhasil menciduk tersangka jaringan narkotika internasional dalam sebuah penggeledahan terhadap Bus Bintang Utara tujuan Dumai-Medan, Jumat, 19 Agustus 2016 malam. 
 
Dalam penangkapan tersebut, aparat mengamankan seorang tersangka diduga kurir dan barang bukti 2 kilogram sabu yang disebutkan berasal dari Malaysia dan disusupkan melalui pelabuhan tikus yang ada di Dumai.
 
Penangkapan ini sekaligus menambah daftar panjang kasus penangkapan sabu-sabu dalam jumlah besar di wilayah Riau, khususnya Dumai. 
 
Sebelumnya, sejumlah kasus penangkapan jaringan narkotika jenis sabu ini juga sudah terjadi. Bahkan, beberapa diantaranya adalah paket ''Mega'' dengan total barang bukti mencapai ratusan kilogram. 
 
Berikut Cuplikan penangkapan sabu dalam jumlah besar yang ditengarai melibatkan oknum pemilik pelabuhan tikus dan pergudangan yang ada di Kota Dumai. 
 
1. April 2015: Penangkapan 46,5 Kilogram sabu senilai Rp180 miliar oleh jajaran Polda Riau  di  Pekanbaru dengan tersangka warga negara Malaysia berinisial NHK. Tersangka dibuntuti aparat di sebuah hotel di Pekanbaru dengan tujuan Palembang disimpan menggunakan dua koper besar.
 
 
2. Mei 2015: Penangkapan 30 kilogram sabu senilai Rp60 miliar asal Malaysia di Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara Kepulauan Teluk Berembun Kecamatan Tanah Putih, Rohil. Sabu dibawa dari Dumai dengan tujuan Kota Medan. Dalam kasus ini diamankan dua tersangka, yakni Ag (35), Su (32) dan seorang tersangka lainnya kabur. 
 
3. Oktober 2015: Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan 268 kilogram sabu di sebuah pergudangan di Jalan Yos Sudarso, KM 11,5 Titi Papan,  Medan. Barang bukti disimpan dalam mesin pompa yang dibawa dari pergudangan Citra Gunadi Dumai. Dalam kasus ini BNN mengangkap dua oran yakni, MT dan J. 
 
4. Agustus 2015: Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap delapan warga negara Indonesia hendak menyelundupkan narkotik jenis sabu seberat 2,3 kilogram dari Malaysia ke Medan.
 
komplotan ini awalnya berencana membawa sabu seberat 2,3 kilogram itu ke Dumai, Riau. Sehari sebelum penangkapan, aparat BNN mampu melacak  speedboat berawak dua orang berangkat dari Dumai sekitar pukul 18.00 WIB menuju Malaysia.
 
Ketut berkata, dua anak buah kapal itu, F (34) dan I (34), berhasil menjemput seorang kurir berinisial AM (36) dan kembali tiba di Dumai sekitar pukul 5.00 WIB, keesokan harinya.
 
Usai bersandar di Dumai, kurir serta para anak buah kapal speedboat tadi bertemu dengan pemilik kapal, AK (34), di sebuah pom bensin di kawasan Kelakap Tujuh, Dumai Barat.
 
5. Pebruari 2016: BNN menembak seorang pelaku narkoba di pool bus PO Makmur di Marendal Medan yang berasal dari Dumai. Aparat menemukan  sabu-sabu seberat  25 Kilogram disimpan menggunakan karung beras.
 
6. Juni 2016: Kepolisian Resort Dumai menangkap dua kurir sabu -sabu yakni Am (53) dan anaknya HN (25)  seberat 3 kilogram yang merupakan ayah dan anak saat melintas di Jalan Putri Tujuh Dumai. 
 
7. Agustus 2016: Jajaran Satnarkoba Polres Dumai berhasil menangkap seorang penumpang Bus PO Bintang Utara BK 7011 UD bernisial SU (37) warga Medan, Sumatera Utara membawa 2 kilogram sabu yang disimpan di dalam tas yang disimpan di bagasi penumpang.(R03/i)

 


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
#Dumai Index »
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS