MIRIS...Lagi Bulan Puasa, Puluhan Pelajar Mayoritas SD Diamankan Polisi dan Warga saat Mau Tawuran

Kamis,24 Mei 2018 | 09:42:42 WIB
MIRIS...Lagi Bulan Puasa, Puluhan Pelajar Mayoritas SD Diamankan Polisi dan Warga saat Mau Tawuran
Ket Foto :

BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Puluhan pelajar diamankan Bhabinkamtibmas Polsek Bengkalis, Rabu (23/5). Mereka terpaksa diamankan karena akan melakukan tawuran antar pelajar. 

Mirisnya, diantara 22 orang pelajar yang diamankan itu, mayoritas adalah pelajar SD dan membekali diri dengan senjata berupa kayu yang dilapisi seng berbentuk gergaji.

Bocah-bocah cilik yang akan tawuran ini juga melengkapi penampilan mereka dengan baju kaos warna hitam berlogo DMB atau disebut ‘Bulan Hitam Kematian’ dengan istilah bahasa Inggrisnya ‘Dead Mont Blank. 

Para pemuda RT05 RW01 Kelurahan Rimba sekampung kecamatan Bengkalis turut bersama-sama anggota Bhabinkamtubmas Polsek Bengkalis mengamankan pelajar yang akan tawuran ini.

Selain mengamankan 22 pelajar yang terdiri dari 18 pelajar SD dan 4 pelajar SMP, itu, turut disita 7 buah kayu kayu berlapis seng berbentuk gergaji bergagang kayu yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

“Saya mendapat laporan dari warga setempat, bahwa akan ada aksi tawuran antar pelajar di kelurahan Rimba Sekampung. Kita langsung mengambil tindakan menggagalkan rencana tawuran itu. Ada 22 pelajar yang terjaring. Dan dari diintrogasi terhadap mereka, mayoritas adalah pelajar SD,” ujar Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika melalui anggota Bhabin Polsek Bengkalis Brigadir Deri Adrianto, S,Sos seperti dilansir Riaulantang.com.

Disebutkan Deri lagi, selain menyita 7 buah kayu berlapis seng yang berbentuk gergaji yang diduga untuk alat tawuran. Juga diamankan baju kaos warna hitam dengan berlogo DMB atau disebut ‘Bulan Hitam Kematian’ dengan istilah bahasa inggrisnya ‘Dead Mont Blank’.

“Selain kita menyita alat alat yang digunakan untuk tawuran, kita juga menyita berupa baju kaos warna hitam dengan istilah mereka Bulan Hitam Kematian (DMB) Dead Mont Blank,” ungkapnya sambil menyebutkan bahwa genk DMB ini adalah pasukan dari Timur.

Setelah Bhabin bersama RT dibantu pemuda setempat, orangtua 22 orang pelajar tersebut dipanggil, untuk kemudian membuat surat pernyataan tidak mengulangi hal sama.

“Menurut keterangan mereka, bahwa tawuran ini akan mengambil lahan dimana tempat kekuasaan merekalah kononnya,” pungkas Deri. (R14)


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
#Bengkalis Index »
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS