Permohonan IKO Ditolak, Mursini-Halim Menang di Pilkada Kuansing

Senin,22 Februari 2016 | 15:32:33 WIB
Permohonan IKO Ditolak, Mursini-Halim Menang di Pilkada Kuansing
Ket Foto : Mursini-Halim

JAKARTA (RIAUSKY.COM) - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan pasangan Indra Putra-Konperensi seluruhnya dalam gugatan sengketa perselisihan hasil pilkada Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2015.

 
"Menyatakan menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Arief Hidayat ketika membacakan amar putusan di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Senin (22/2) di ruang utama Mahkamah Konstitusi, Jakarta.
 
MK beralasan menolak permohonan, disebabkan Pemohon tidak menjelaskan kesalahan penghitungan suara yang dilakukan Termohon, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kuansing.
 
"Sekalipun Pemohon dalam permohonannya mendalilkan adanya kesalahan penghitungan suara, Pemohon sama sekali tidak menjelaskan ataupun menguraikan kesalahan penghitungan suara yang dilakukan Termohon," kata anggota majelis hakim Maria Farida Indrati dalam membacakan pertimbangannya.
 
Maria mengatakan, semua dalil yang diajukan Pemohon terkait adanya jumlah suara untuk mencalon pasangan Mursini-Halim, yakni dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan bukan merupakan wewenang dari MK, tapi PTUN.
 
"Terkait hal pencalonan pasangan calon, bukanlah wewenang dari Mahkamah," kata Maria.
 
Selain itu juga, lanjut Maria, adanya anggota KPUD Kuansing, yakni Firdaus yang menurut dalil Pemohon masih menjabat sebagai direktur di suatu perusahan, hal tersebut tidak terbukti karena yang bersangkutan sudah mengundurkan diri.
 
"Sehingga dalil Pemohon tidak beralasan dan Termohon sudah mengundurkan diri dari perusahaan tersebut," lanjut Maria.
 
Bukan hanya itu, MK juga berpendapat bahwa Pemohon tidak bisa membuktikan adanya kecurangan dalam pilkada Kuansing yang bersifat Terstruktur, Masif dan Sistematis di sejumlah TPS.
 
"Sehingga dalil Pemohon tersebut tidak beralasan menurut hukum," Suhartoyo anggota hakim majelis MK.
 
Sidang sendiri berlangsung kurang lebih dua jam, dimulai pukul 11.58 WIB hingga pukul 14. 15 WIB. Dengan adanya putusan MK ini, pasangan Mursini-Halim sebagai pemenang dalam sengketa pilkada Kabupaten Kuantan Singingi periode tahun 2015-2020. (R02/RTC)

Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com

 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita"Politik" Index »
IKLAN BARIS