LUAR BIASA, Di Padang, Hapal Alquran Boleh Pilih Sekolah dan Kuliah Dimana Saja

Sabtu,16 April 2016 | 09:19:42 WIB
LUAR BIASA, Di Padang, Hapal Alquran Boleh Pilih Sekolah dan Kuliah Dimana Saja
Ket Foto : Ilustrasi hafizah usia dini.

 

PADANG (RIAUSKY.COM)- Wali Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyatakan siswa penghafal Al-Quran dapat bebas memilih sekolah sesuai keinginannya.
 
"Siswa yang mampu hafal 1 juz, 3 juz dan 5 juz Al-Quran dapat masuk ke sekolah sesuai jenjang kelanjutannya," katanya di Padang, Sabtu, 16 April 2016.
 
Dia menyebutkan pemerintah telah memiliki kebijakan, siswa SD yang hafal 1 Juz AlQuran akan dibebaskan untuk masuk SMP mana pun yang ada di Padang.
 
Sedangkan siswa SMP yang hafal 3 Juz dibebaskan memilih sekolah menengah diantara jumlah yang ada. Dan siswa SMA yang hafal 5 Juz diberi kesempatan masuk secara khusus ke universitas seperti yang dilakukan Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang, tambahnya.
 
"Siswa penghafal Al Quran dijamin memiliki tingkat kepintaran dan kecerdasan di atas rata-rata, sehingga tidak akan ada kerugian bagi sekolah penerimanya," ujarnya seperti dilansir dari berita center.
 
Untuk itu, dia mengapresiasi bagi sekolah atau perguruan tinggi di Padang yang telah menggalakkan program hafal Al Quran bagi siswa atau mahasiswa.
 
Seperti yang dilakukan oleh SMA 2 Padang, kata dia perlu dicontoh oleh sekolah lainnya.
 
Sebab dengan begitu sekolah tersebut telah melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusianya, sebutnya.
 
Senada dengan itu, Rektor Universitas Andalas Padang, Tafdil Husni mengatakan manusia penghafal Al Quran termasuk golongan yang berintelektual tinggi.
 
Sebagai bukti, tambahnya saat lomba Musabaqah Tilawatil Quran, hafiz mahasiswa di Unand sebagian besar berasal dari fakultas yang favorit seperti Kedokteran, Teknik, dan MIPA.
 
Disamping itu secara akademik, sebagian besar memiliki prestasi yang tidak kalah baiknya, lanjutnya.
 
Sementara itu salah satu Ulama di Padang, Yaswirman menyebutkan penghafal Al Quran  perlu diapresiasi. 
 
Meskipun begitu bakat tersebut harus disalurkan pada hal yang positif. Sebab banyak santri yang hafal Al Quran justru pada perkembangannya menjadi pribadi yang negatif, ujarnya.(r01/i)
 

 


Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com

 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita"Pendidikan" Index »
IKLAN BARIS