KPK Lanjutkan Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pengesahan APBD Riau

Rabu,27 April 2016 | 12:04:02 WIB
KPK Lanjutkan Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pengesahan APBD Riau
Ket Foto : Logo KPK

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - KPK kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemprov Riau, kali ini giliran Kabid Pengawasan Dispenda Riau, Fuadilazi.

 
Usai diperiksa, Fuadilazi mengaku dicecar 14 pertanyaan dari penyidik seputar kedekatannya dengan tersangka suap APBD Riau, Johar Firdaus.
 
"Ada 14 pertanyaan kalau tak salah. Untuk rekaman tidak ada (Diperdengarkan). Ya saat itu jabatan saya kan Kabag Protokoler, jadi penyidik bertanya tentang korelasi dan koordinasi saya dengan Pak Johar Firdaus," ungkap Fuadilazi.
 
Dengan santai ia menguraikan, selama diperiksa di dalam, penyidik tidak ada bertanya menyangkut uang. "Hanya hubungan saja (seperti apa saat itu, red). Kalau mengenai aliran uang tidak ada," akui dia.
 
Sebentar saja memberikan keterangan, Fuad yang tampak mengenakan baju kemeja putih ini langsung masuk ke dalam mobil miliknya. Sampai berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung.
 
Sebelumnya juga diinformasikan kalau hari ini KPK memanggil 10 orang staf dari DPRD dan Pemprov Riau. Namun samp[ai saat ini baru beberapa orang, seperti Fuadilazi (Dispenda Riau) dan beberapa lainnya yang belum diketahui nama dan jabatannya.
 
Mereka yang masuk daftar saksi yang diperiksa KPK hari ini adalah, mantan Kabag Protokol Sekdaprov Riau Fuadilazi, Plt Sekdaprov Riau M Yafiz, mantan Kepala Biro Keuangan Sekdparov Riau Jonli, PNS Pemprov Riau Catur Hariyadi, Eriadi Fahmi, Harry Prabowo dan M Abduh. 
 
Kemudian dua pegawai honorer Pemprov Riau Dimas Prasetya dan Julian Mirza. Penyidik KPK juga memanggil seorang karyawan swasta yang belum jelas dari mana asalnya bernama Oon Aprijon. Dengan tambahan 11 saksi hari ini, maka KPK telah memeriksa 22 saksi yang seluruh keterangannya untuk tersangka Johar Firdaus.
 
Mengenai munculnya Toni Hidayat di SPN untuk diperiksa, Yayuk mengatakan hal itu bisa terjadi perubahan berdasarkan kebutuhan penyidik. 
 
Sedangkan mengenai kapan saksi untuk tersangka mantan Ketua DPRD Riau yang kini menjadi Bupati Rokan Hulu Suparman, Yayuk menyebutkan pasti akan dijadwalkan, tetapi belum tahu kapan.
 
"Satu-satulah dulu. Jumlah penyidik KPK juga cuma segitu-segitunya," tukasnya mengakhiri penjelasan. (R02/RGC/RTC)

FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS