RUBRIK : lingkungan

  • Minggu,20 September 2015 - 14:56:07 WIB
    Hari Ini 14 Lokasi Diduga Masih terbakar

    "Kebakaran hutan dan lahan belum berakhir. Sempat hilang sehari dari radar satelit Terra dan Aqua, hotspot kembali terpantau di wilayah Sumatera. Di Riau, hari ini ditemukan 20 titik panas.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 19:13:42 WIB
    Konsul Malaysia: Terbukti, Harus Dihukum

    "Pemerintah Malaysia melalui Konsul Malaysia di Pekanbaru, Hardi Hamdin tidak akan menghalangi proses hukum terhadap perusahaan yang berasal dari Malaysia yang melakukan pembakaran lahan di Riau. Bila terbukti bersalah, memang seharusnya mendapat hukuman.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 19:01:17 WIB
    Perusahaan Malaysia dan Singapura Terindikasi Ikut Membakar

    "Kebakaran lahan dan hutan di Riau dan Jambi ternyata tak hanya melibatkan masyarakat petani kecil dan pebisnis dalam negeri. Pelaku usaha dari negeri jiran Malaysia dan Singapura ditengarai juga ikut memberi sumbangsih untuk membakar lahan. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sedang melakukan penyedikan terhadap bukti-bukti lapangan.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 18:08:15 WIB
    Asap Riau Mulai Berkurang, Kualitas Udara Masih Berbahaya

    "Kondisi udara Pekanbaru berangsur membaik. Ketebalan asap juga berkurang drastis semenjak pagi hingga sore hari. Peberbangan di bandara Sultan Syarif kasim II pun dilaporkan berjalan lancar dan tidak ada kendala penundaan.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 13:11:08 WIB
    497 Hotspot Kepung Sumatera, 127 Titik Ada di Riau

    "PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pulau Sumatera kembali dikepung ratusan hotspot, termasuk di di Riau. Berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua BMKG Pekanbaru Sabtu pukul 07.00 wib sebanyak 497 titik panas terdeteksi di Sumatera, 127 diantaranya berada di Riau.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 12:33:54 WIB
    WALHI: Izin Konsesi Alat “Dagangan” Masa-masa Pilkada

    "Kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap yang makin parah bukan tanpa sebab. Bahkan Direktur Eksekutif Walhi Abet Nego Tarigan melihat bahwa melonjaknya izin konsesi dan pembukaan lahan.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 12:06:39 WIB
    Pramuka dan Duta Lingkungan Hidup Bagikan 2.000 masker

    "Tak kunjung terselesaikannya masalah kabut asap membuat siswa yang tergabung dalam beberapa organisasi sekolah di Pekanbaru gerah. Anggota Pramuka, Duta Lingkungan Hidup, dan PMR melakukan aksi membagikan masker yang dilakukan di dua titik

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 10:58:32 WIB
    Jarak Pandang 500 meter, 32 Penerbangan menunggu Kofirmasi

    "Makin gawatnya kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru membuat maskapai penerbangan kembali melakukan pembatalan penerbangan. Setidaknya 14 penerbangan dibatalkan Jumat (18/9/2015) dan 32 penerbangan yang berangkat dan datang Sabtu (19/9/2015) masih menunggu konfirmasi.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 09:53:38 WIB
    Kabut Asap Makin Parah WN Malaysia Dievakuasi

    "Warga Negara Malaysia yang berada di Pekanbaru Dievakuasi oleh Diraja malaysia akibat kabut asap yang makin parah di Pekanbaru. Hal ini dinilai merupakan pukulan telak bagi pemerintah indonesia yang tak kunjung menyelesaikan masalah tahunan ini.

     

  • Jumat,18 September 2015 - 18:12:28 WIB
    Kabut Asap, Lalulintas Simpang Empat SKA Berkurang

    "PEKANBARU(RIAUSKY.COM) - Bencana kabut asap di Riau membuat sebagian besar warga Pekanbaru mengurangi aktivitasnya di luar. Khususnya bagi para pelajar dan mahasiswa yang diliburkan oleh pihak sekolah dan perguruan tinggi.