RUBRIK : lingkungan

  • Senin,21 September 2015 - 11:18:36 WIB
    Kabut Asap Menipis, Penerbangan Dipastikan Kembali Normal

    "Meskipun titik api Senin (21/9/2015) terbanyak di Provinsi Riau, namun ternayat tidak menganggu aktifitas di Bandara SSK II Pekanbaru. Senin ini Bandara international ini normal kembali dan melakukan aktifitas penerbangan seperti biasa.

     

  • Senin,21 September 2015 - 09:51:13 WIB
    Hotspot Bertambah Jelang Kedatangan Jokowi

    "Meski jarak pandang relatif jauh, namun bukan berarti tidak ada titik api di Riau. Bahkan titik Api di Riau meningkat dan separuh dari jumlah titik api di sumatera berad di Riau, dan terbanyak di kabupaten Pelalawan dengan 52 titik api.

     

  • Senin,21 September 2015 - 00:16:25 WIB
    Kemarin Berbahaya, Hari ini Tidak Sehat

    "Berkurangnya kabut asap tak hanya mengembalikan kondisi udara kota pekanbaru menjadi lebih cerah. Namun juga mempengaruhi kualitas udara. bila sebelumnya masih dalam status berbahaya, dengan indeks pencemar partikel udara PM10 diatas 300 PSI, tadi malam dilaporkan PM 10 di papan indeks pencemaran udara di depan kantor Wali Kota Pekanbaru hanya berkisar 200 PSI.

     

  • Minggu,20 September 2015 - 18:17:07 WIB
    Menkes Dirikan 2 Posko, Turunkan Dokter dan Obat-obatan

    "Sempat mengatakan status asap Riau tak berbahaya, Menteri Kesehatan Nila F Moloek akhirnya menurunkan tim lengkap dengan pasokan obat-obatan untuk membantu masyarakat Riau. Sebanyak dua posko siaga akan didirikan, serta 500 kilogram obat-obatan akan mendarat di Pekanbaru Ahad (20/9/2015) malam nanti.

     

  • Minggu,20 September 2015 - 17:56:25 WIB
    Kok Laporannya Cuma 8.000 Hektare?

    "Ada beberapa data yang janggal dari kasus kebakaran hutan di wilayah Sumatera. Bila Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK) mengindikasikan luas lahan yang terbakar berkisar 58.000 hektare, rekap dari pemerintah daerah hanya berkisar 8.000 hektare, ada apa ini?

     

  • Minggu,20 September 2015 - 15:19:20 WIB
    Polda Selidiki SRL dan BDL di Inhil

    "Pasca pemrosesan terhadap PT Langgam inti Hibrindo (PT LIH) dalam dugaan pembakaran lahan di daerah Pelalawan, Polda Riau kembali mendalami kasus serupa yang diduga dilakukan dua perusahaan dengan wilayah operasi di Indragiri Hilir, yakni PT SRL dan PT BDL.

     

  • Minggu,20 September 2015 - 14:56:07 WIB
    Hari Ini 14 Lokasi Diduga Masih terbakar

    "Kebakaran hutan dan lahan belum berakhir. Sempat hilang sehari dari radar satelit Terra dan Aqua, hotspot kembali terpantau di wilayah Sumatera. Di Riau, hari ini ditemukan 20 titik panas.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 19:13:42 WIB
    Konsul Malaysia: Terbukti, Harus Dihukum

    "Pemerintah Malaysia melalui Konsul Malaysia di Pekanbaru, Hardi Hamdin tidak akan menghalangi proses hukum terhadap perusahaan yang berasal dari Malaysia yang melakukan pembakaran lahan di Riau. Bila terbukti bersalah, memang seharusnya mendapat hukuman.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 19:01:17 WIB
    Perusahaan Malaysia dan Singapura Terindikasi Ikut Membakar

    "Kebakaran lahan dan hutan di Riau dan Jambi ternyata tak hanya melibatkan masyarakat petani kecil dan pebisnis dalam negeri. Pelaku usaha dari negeri jiran Malaysia dan Singapura ditengarai juga ikut memberi sumbangsih untuk membakar lahan. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sedang melakukan penyedikan terhadap bukti-bukti lapangan.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 18:08:15 WIB
    Asap Riau Mulai Berkurang, Kualitas Udara Masih Berbahaya

    "Kondisi udara Pekanbaru berangsur membaik. Ketebalan asap juga berkurang drastis semenjak pagi hingga sore hari. Peberbangan di bandara Sultan Syarif kasim II pun dilaporkan berjalan lancar dan tidak ada kendala penundaan.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 13:11:08 WIB
    497 Hotspot Kepung Sumatera, 127 Titik Ada di Riau

    "PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pulau Sumatera kembali dikepung ratusan hotspot, termasuk di di Riau. Berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua BMKG Pekanbaru Sabtu pukul 07.00 wib sebanyak 497 titik panas terdeteksi di Sumatera, 127 diantaranya berada di Riau.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 12:33:54 WIB
    WALHI: Izin Konsesi Alat “Dagangan” Masa-masa Pilkada

    "Kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap yang makin parah bukan tanpa sebab. Bahkan Direktur Eksekutif Walhi Abet Nego Tarigan melihat bahwa melonjaknya izin konsesi dan pembukaan lahan.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 12:06:39 WIB
    Pramuka dan Duta Lingkungan Hidup Bagikan 2.000 masker

    "Tak kunjung terselesaikannya masalah kabut asap membuat siswa yang tergabung dalam beberapa organisasi sekolah di Pekanbaru gerah. Anggota Pramuka, Duta Lingkungan Hidup, dan PMR melakukan aksi membagikan masker yang dilakukan di dua titik

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 10:58:32 WIB
    Jarak Pandang 500 meter, 32 Penerbangan menunggu Kofirmasi

    "Makin gawatnya kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru membuat maskapai penerbangan kembali melakukan pembatalan penerbangan. Setidaknya 14 penerbangan dibatalkan Jumat (18/9/2015) dan 32 penerbangan yang berangkat dan datang Sabtu (19/9/2015) masih menunggu konfirmasi.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 09:53:38 WIB
    Kabut Asap Makin Parah WN Malaysia Dievakuasi

    "Warga Negara Malaysia yang berada di Pekanbaru Dievakuasi oleh Diraja malaysia akibat kabut asap yang makin parah di Pekanbaru. Hal ini dinilai merupakan pukulan telak bagi pemerintah indonesia yang tak kunjung menyelesaikan masalah tahunan ini.

     



Loading...