Riausky

Riausky.com

Parah! Tak Kuat Iman dan Mengaku Ngiler, Pria Ini Nekat Remas Payudara Penjual Angkringan

Parah! Tak Kuat Iman dan Mengaku Ngiler, Pria Ini Nekat Remas Payudara Penjual Angkringan
Korban memberikan keterangan kepada petugas di sela reka adegan pelecehan seksual oleh pengunjung warung angkringan. FOTO : Istimewa 

RIAUSKY.COM - Gara-gara perbuatan bodohnya, seorang pemuda dilaporkan ke polisi, meskipun pelaku sudah meminta maaf, namun korbannya tak terima dan merasa malu dilecehkan.

Peristiwa pelecehan seksual yang dilakukan Sub,26, dengan meremas payudara penjual angkringan tersebut akshirnya  berbuntut panjang. 

Selama pemeriksaan di Polsek Playen, Gunungkidul pelaku mengakui ngiler dengan bentuk payudara penjual angkringan.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan, upaya pemeriksaan terhadap Sub, 26, warga Kalurahan Plembutan, Playen dilakukan selama 1x 24 jam. Di depan petugas pelaku juga mengaku semua perbuatan tidak senonoh yang dilakukan. 

"Katanya dia tergoda melihat bodi dan bentuk payudara milik korban yang tidak lain penjual angkringan," terangnya kepada wartawan Selasa (13/10/2020).

Dijelaskannya, Sub sebenarnya sudah langganan di warung angkringan tersebut. Saat datang itulah dia mengaku bernafsu sehingga langsung memegang payu dara sebelah kiri korban. 

Dia pun duduk sambil menunggu korban membuatkan minuman es teh. Namun Sub kembali tergoda dengan bentuk payudara si penjual angkringan sehingga kembali beraksi memegang payu dara korban. "Korban pun marah sehingga lapor ke polisi," tandasnya.

Usai perbuatan, sebenarnya pelaku sudah meminta maaf baik lisan maupun lewat Whatsapp (WA). Namun hal ini tidak memyurutkan niat Anj,39 warga Kalurahan Playen, untuk melapor ke Polsek.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 281 KUHP tentang tindakan asusila dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun dan 8 bulan penjara," lanjut dia.

Dengan kasus tersebut pria lajang yang belum memiliki pekerjaan tetap ini langsung ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pengumpulan alat bukti yang dilakukan. 

"Alat bukti kami sudah kuat dengan pengakuan pelaku dan juga keterangan para saksi, maka pelaku kami tetapkan sebagai tersangka," pungkasnya. (R03)

Sumber: SINDOnews.com

loading...

Ikuti kami di