Riausky

Riausky.com

Sepak Rago Tinggi Kenegerian Kopah Raih Peringkat 6 Nasional

Sepak Rago Tinggi Kenegerian Kopah Raih Peringkat 6 Nasional
 

TELUK KUANTAN (RIAUSKY.COM) - Permainan Tradisional Sepak Rago Tinggi Kenegerian Kopah Raih Peringkat 6 Nasional. momen ini sungguh Luar biasa yang ditorehkan oleh Pesepak Rago Tinggi Kenegerian Kopah Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuansing.

Hal ini dikatakan Ketua Pecinta Sepak Rago Tinggi Kenegerian Kopah (Pusako) Rio Kasyterwandra S.Sos. MM Kepada Riausky.com beberapa waktu lalu di Teluk Kuantan.

Permainan tradisional ini selalu dimainkan oleh para nenek moyang hingga turun temurun ke cucu dan cicit para pendahulu sepak rago tinggi. Permainan Sepak Rago Tinggi ini berasal dari kenegerian Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing.

Ketua Pencinta Sepak Rago Tinggi Kenegerin kopah (Pusako), Rio mengaku sangat senang dan bangga atas prestasi yang di raih.

"Alhamdulillah, masuk peringkat 6 Nasional," ungkap Rio, di Teluk Kuantan. 

Terangnya Rio. awal perlombaan ini pihaknya diberi tahu oleh Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga pada tanggal 10 Oktober 2020 lalu untuk mengikuti perlombaan tingkat Nasional. Dari pemberitahuan tersebut pihaknya menyanggupi, maka dari itu lah pihaknya membuat vidio untuk dikirim ke panitia di Jakarta. 

Rio menjelaskan, permainan sepak raga tinggi dulunya di mainkan secara tim, namun saat ini tidak dilakukan secara tim lagi. Adapun satu tim pesertanya sebanyak 15 orang dengan menggunakan sistem judu (Lawan melempar Bola).

Adapun permainan Sepak Rago Tinggi dengan menggunakan sistem tersendiri, jauh berbeda dengan permainan olah raga lainnya. Sistem yang di mainkan dalam sepak rago tinggi adalah sistem permainan, tidak boleh mengambil bola yang berada di sebelah kiri kita, jika di ambil maka akan batal (sanksi) bagi yang mengambil bola tersebut. Ini merupakan Arahan dari orang tua sebut saja Alm. Abdul Rauf dulunya. Sekligus ia merupakan orang Tua di sepak rago tinggi di kenegerian kopah Dahulunya.

Menurut Alm. Abdul Rauf. jika melakukan kesalahan akan dikenakan sanksi dan di jemput oleh salah seorang perempuan dengan menggunakan baju pengantin yang disebut dengan Bidadari.

Sepak Rago Tinggi ini mulai di mainkan masyarakat Kenegrian Kopah pada tahun 1833 atau sekitar 15 abad yang lalu oleh nenek moyang masyarakat Kenegerian Kopah. 

Terkait peringkat yang ditoreh ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihaknya, Kenegerian Kopah khusunya dan Kuansing pada umumnya.

Selain itu Kabupaten Kuansing pada tahun 2018, juga meraih peringkat 8 Nasional pada Lombah Tradisional Lapah Onau.  Berharap kedepannya kabupaten kuantan singingi Semoga lebih di tingkatkan prestasi ini lagi," jelas Rio. (R12)

loading...

Ikuti kami di