Riausky

Riausky.com

Harga TBS Sawit Petani Dihargai Rp400 Hingga Rp600 Per Kilogram, Apkasindo dan Pemkab Inhu Lakukan Pertemuan

Harga TBS Sawit Petani Dihargai Rp400 Hingga Rp600 Per Kilogram, Apkasindo dan Pemkab Inhu Lakukan Pertemuan
Pertemuan petani, Apkasindo dan Pemkab Ihu di Pematang Reba. 

PEMATANG REBA (RIAUSKY.COM)- Menyoal Anjloknya harga TBS Sawit yang terjadi saat ini hingga menyentuh harga Rp.400-Rp 600 /Kg.khususnya di Kab Inhu.

Petani sawit dan Apkasindo Inhu melakukan pertemuan dengan jajaran pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu.

Pertemuan ini untuk mencari penyebab dan solusi yang menjadi alasan sehingga harga TBS sawit petani bisa demikian rendah. 

Tampak hadir puluhan pengurus APKASINDO dan kalangan petani sawit setempat. 

Mereka mendiskusikan faktor apa yang menjadi permasalahan pada tingkat pembeli dan PKS hingga harga TBS tersebut anjlok hingga harga yang terkesan sudah tidak manusiawi lagi.

Hasil pembahasan ini rencananya akan direkomendasikan kepada Pemprov Riau maupun Pmerintah pusat di Jakarta. 

Pertemuan dilangsungkan di gedung rapat lantai 4 kantor bupati inhu di Pematang Reba. 

Dalam rapat tersebut tampak di hadiri oleh Sekda inhu Ir.H Hendrijal yang di dampingi Asisten II Bidang Perkebunan Paino dan sejulmah Kabid dari Disbun Inhu termasuk Faisal ilahi, juga Ketua Apkasindo Emi Rosyadi beserta puluhan anggota apkasindo Inhu.

Adapun inti dalam rapat tersebut adalah menyoal tentang nasib para petani yang sekarang sudah sangat menjerit terkait anjloknya harga TBS sawit saat ini.

Harga TBS per kilogram di Inhu bahkan ada yang dibeli hanya seharga Rp400/ kg pada tingkat petani.

sementara sekarang (hari ini juga) di pabrik PKS sesuai informasi diperoleh hanya di hargai Rp.800-Rp 900./ kg nya.

''Maka dengan hal tersebut tentunya harga sudah tidak manusiawi. Maka kita sampaikan kepada Pemda Inhu juga agar dapat memfasilitasinya,''ujar Ketua Apkasindo Emi Rosyadi.

''Tujuannya adalah agar pihak pemerintah dapat mencarikan Solusi yang tepat dan berkeadilan dan  harga TBS Sawit kemudian hari di kab inhu tidak  terlalu parah Anjloknya.Kami petani sawit berharap agar pemda Inhu dapat memfasilitasinya kepada pihak pelaku DO dalam menentukan harga begitu juga terlebih pihak PKS yang ada,'' ungkap dia.

''Kami  juga berharap harga yang ditetapkan mengacu pada harga yang sudah ditetapkan pemerintah,'' tambah seorang petani Sadokto Sinaga yang juga anggota Apkasindo Inhu.

Dari pertemuan itu disimpulkan d beberapa hal. 

Pertama, Agar di bentuk tim monitoring dan evualuasi harga TBS di PKS Tim dari Pemda Inhu, Apkasindo Kecamatan.

Kedua: Mendorong terbentuknya kemitraan kelembagaan pekebun Swadaya/Petani dengan PKS sesuai dengan Permentan no 01 tahun 2018 dan Pergub Propinsi riau nomor 77 tahun 2020.

Ketiga:  Apkasindo Inhu agar menyurati pemerintah pusat terhadap perkembangan harga TBS tingkat petani saat ini.
 
Demikian juga perlu ada kebersamaan petani melalui Apkasindo bersama dengan pemerintah daerah Inhu khususnya guna melakukan monitoring dengan tepat agar dalam waktu dekat harga TBS Sawit petani.(R07)

Ikuti kami di