Riausky

Riausky.com

GAWAT... 16 Orang Meninggal di Riau Karena Covid-19 Bulan Ini

GAWAT... 16 Orang Meninggal di Riau Karena Covid-19 Bulan Ini
Ilustrasi kasus Covid-19 di India. 

PEKANBARU - Angka kematian pasien Covid-19 di Provinsi Riau dalam satu bulan terakhir meningkatkan, terhitung 31 Juli sampai 28 Agustus 2022 ada sebanyak 16 kasus kematian di Riau karena Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Surya Hajar Fitria Dana SpP (K) FISR FICCP mengatakan, pasien Covid-19 di Riau yang dinyatakan meninggal dunia merupakan pasien yang memiliki riwayat penyakit bawaan atau komorbid. 

"Jadi pasien itu sebelumnya dirawat di rumah sakit karena penyakit penyerta, dan penyakit kronis seperti paru-paru, jantung, diabetes, hipertensi dan lainnya, sehingga itu yang menjadi pemicu kematian," kata Surya Hajar. 

Selain riwayat penyakit bawaan, lanjut Surya Hajar, pasien yang meninggal dunia merupakan pasien lansia. Disamping itu, pasien juga belum melakukan vaksinasi dosis lengkap sampai booster. 

"Kalau pasien yang tidak memiliki Komorbit, dan usia 50 tahun ke bawah sejauh ini belum ada kita temukan sampai meninggal dunia. Karena usia lanjut itu sangat rentan," ujarnya. 

Untuk itu, Surya Hajar mendorong keluarga yang di rumahnya memiliki orang tua (lansia) membawa ke layanan vaksin untuk mendapatkan vaksinasi sampai dosis lengkap. 

"Sebab pengamatan kami rata-rata pasien Covid-19 yang sudah vaksin lengkap, kalau pun terpapar Covid-19 tidak bergejala berat, tapi hanya bergejala ringan. Jadi kasus tidak seperti dulu lagi gejalanya kalau sudah mendapat vaksin lengkap," paparnya. 

Disamping itu, Surya Hajar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, dan selalu menjaga protokol kesehatan, sebab saat pandemi Covid-19 belum berakhir. 

"Meski secara umum kasus Covid-19 di Riau sudah jauh menurun, dan masih di bawah kendali. Kasus harian kita tak lebih dari 50 kasus, dan angka kesembuhan pasien juga tinggi. Tapi yang menjadi perhatian kita memang pasien yang memiliki Komorbit dan lansia," tukasnya.(mcr)

Ikuti kami di