Riausky

Riausky.com

Tak Cuma Sampah dan Banjir, Tiga Masalah Ini Juga Jadi Catatan Serius Muflihun

Tak Cuma Sampah dan Banjir, Tiga Masalah Ini Juga Jadi Catatan  Serius Muflihun
Penjabat Wali Kota Pekabaru Muflihun saat meresmikan AB Building. 

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Perlahan tapi pasti, Penjabat Wali Kota Pekabaru mulai menyisir persoalan-persoalan yang terjadi di Kota Pekanbaru. 

Beberapa persoalan yang menjadi PR pemerintah tersebut diungkapkan Muflihun saat menghadiri peresmian AwalBros Building di Jalan Ir Juanda-Sudirman Pekanbaru pada Senin (29/8/2022) siang.

''Ada tiga program dasar yang saat ini menjadi perhatian dan dan dua itu adalah pelayanan utama, yakni sektor pendidikan dan kedua pelayanan kesehatan,'' ungkap Muflihun. 

Dijelaskan dia, untuk masalah pendidikan adalah tingginya rentang penerimaan peserta pendidikan dari Sekolah Dasar (SD) ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

''Hari ini di bidang pendidikan, jumlah kelulusan siswa dari SD ke SMP  tidak mencukupi untuk diterima di SMP (negeri,red). 20 ribu per tahun yang lulus, baru bisa diterima 9 ribu siswa, otomatis 11 ribu nya ke mana, harus mencari ke sekolah swasta. Iya kalau yang bersangkutan itu mampu,'' ungkap Muflihun.

Kedua, lanjut dia, adalah di bidang kesehatan. 

Disebutkan Muflihun, Pemerintah itu adalah seorang Bapak bagi masyarakatnya. ''Bapak tempat orang mengadu. Hari ini kita masih melihat, ada warga kita yang susah ketika ditimpa musibah. Misalnya ada anggota keluarga yang meninggal dunia, harus mencari pinjaman untuk bisa menggali kubur. Kita selaku pemerintah merasa wajar kalau memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan,'' ungkap Muflihun.

Bantuan tersebut, kata dia, merupakan bentuk santunan dan kepedulian pemerintah terhadap warganya. ''Kita berikan Rp1 juta per orangnya untuk warga yang meninggal tahun 2023 yang akan datang,'' ungkap Muflihun. 

Penyerahan bantuan tersebut, dikatakan dia juga berbasis data. ''Rata-rata tingkat kematian kita setiap tahun ada 2.000 hingga 3.000 orang meninggal dunia. Itu akan kita bantu,'' imbuhnya.

Ketiga, sambung Muflihun adalah penghargaan terhadap orang-orang yang berprestasi, khususnya peserta didik. 

''Misalnya beasiswa untuk anak-anak didik. Selama peran pemerintah ini tidak ada, padahal dulunya pernah ada, atau putus. Karena itulah, perlu kita berikan beasiswa, khususnya bagi anak-anak kurang mampu,'' sambung dia.

''Kita sayangkan, ketika anaknya mampu, anaknya jenius, IPK nya bagus, IQ tinggi, tapi orang tuanya tidak mampu. Maka ke depan, pemerintah akan ada untuk itu,'' imbuh dia lagi.

Muflihun juga  menegaskan, ke depan, pihaknya akan memberikan  reward kepada orang-orang yang berprestasi. ''Saya lihat, Pekanbaru juara II untuk MTQ tingkat provinsi, tapi tidak ada reward. Ada anak juara Olimpiade Matematika, tapi  tidak ada reward dari pemerintah. Tidak ada beasiswa dari pemerintah. Itu akan kita beri dalam bentuk beasiswa untuk anak berprestasi.

Terakhir, sebut Muflihun, pihaknya ingin mengapresiasi dan mensupport peran dari masyarakat yang berbuat untuk masyarakat dan bersinergi dengan program pemerintah seperti yang dilakukan Awal Bros.

''Ini kita support, seperti Awal Bros, menyediakan layanan ambulan 24 jam untuk mengantarkan warga yang membutuhkan layanan kesehatan terdekat. Mereka sediakan ambulan, tapi tidak hanya untuk di antar ke Awal Bros, tapi untuk layanan kesehatan terdekat, itu harus kita suport,'' ungkapnya.

Dia berharap peran-peran seperti ini bisa lebih ditingkatkan dan lebih sinergis lagi ke depannya di Kota Pekanbaru.(R04)  
 

Ikuti kami di