Begini Kronologis Penangkapan Romahurmuzyi di Hotel Bumi, Sempat Terjadi Kejar-kejaran...

Jumat,15 Maret 2019 | 14:29:03 WIB

Begini Kronologis Penangkapan Romahurmuzyi di Hotel Bumi, Sempat Terjadi Kejar-kejaran...
Ket Foto : Romahurmuzyi

JAKARTA (RIAUSKY.COM)-  Ketum PPP Romahurmuziy ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). 

Lokasi penangkapan diduga di  hotel Bumi yang ada di Jalan Basuki Rahmat Surabaya, bukan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Jawa Timur.

Dari penuturan seorang saksi yang mengetahui peristiwa itu, penangkapan dilakukan tim KPK sekitar pukul 08.00 Wib, Jumat (15/3/2019).

Menurut saksi yang bertugas sebagai penjaga JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) Basuki Rahmat, saat itu dia mekihat ada beberapa orang yang keluar dari tempat parkir di samping kiri hotel.

"Jam 8-an ada orang keluar dari hotel. Keluar dari lobby. Ada rame-rame gitu," kata saksi mata.

Saksi yang enggan disebut namanya tersebut mengatakan, dari lokasinya yang berada di seberang jalan terlihat ada dua orang yang ditangkap. Sementara itu, ada kurang lebih lima orang yang melakukan penangkapan.

Dia, sebagaimana dilaporkan detik.com  menyebut saat ditangkap, salah satu orang tersebut dipegang kedua tangannya. Sementara satu orang lainnya terlihat dikekep atau lehernya dikalungi tangan. Namun beberapa orang yang menangkap tersebut tidak memakai seragam kepolisian.

"Ada dua orang yang ditangkap. Satunya dikekep, satunya dipegang tangannya gitu. Ada rame-rame orang tapi ndak pakai seragam," lanjutnya.

Selain itu, saksi tersebut juga melihat beberapa orang yang menangkap, sambil membawa selembar kertas HVS putih. Dia menduga bisa saja itu surat penangkapan.

"Dua orang ini dikejar sama kurang lebih lima orang. Ada salah satu yang bawa kertas (bisa jadi surat OTT)," imbuhnya.

Sementara, Direktur Sales dan Marketing Hotel Bumi Surabaya Endah Retnowati membenarkan jika Ketum PPP Romahurmuziy saat itu memang menginap di Hotel Bumi. Namun pihaknya sama sekali tidak mengetahui soal penangkapan yang dilakukan oleh KPK.

"Saya tidak tahu detailnya. Dan saya tidak bisa memberikan informasi apapun karena saya tidak tahu kejadiannya. Betul, Pak Romi memang menginap di Hotel Bumi Surabaya," kata Retno kepada detikcom melalui sambungan telepon.

Sementara itu, seorang Petugas Linmas wanita yang enggan disebutkan namanya  juga mendengar ada keributan di lokasi. 

Dia juga mendengar ada suara ramai orang-orang yang berteriak hendak menangkap.

"Iya rame gitu, denger teriakan juga," lanjutnya.

Petugas Linmas itu pun bergegas untuk menghampiri keributan tersebut, dia akhirnya naik lift untuk menyeberangi JPO. Namun, saat dia masih berada di JPO, keributan itu telah usai.

"Saya pikir ada orang bertengkar, ternyata ada yang tertangkap. Waktu saya samperin, saya lihat dari atas lift, eh sudah selesai. Kabarnya sih KPK, tapi ndak pakai seragam, cuma pakai kemeja," imbuhnya.

Selain itu, petugas tersebut juga melihat dengan jelas beberapa orang yang melakukan penangkapan juga membawa selembar kertas.

"Kelihatan jelas kok ada kertas putih," ungkap petugas tersebut.

Setelah penangkapan, petugas itu juga melihat beberapa orang sudah langsung kembali ke dalam hotel. Situasi pun kembali normal.


Kanwil Kemenag Jatim Membantah

Humas Kanwil Kemenag Jatim, Markus, membantah OTT KPK terhadap Ketum PPP Romahurmuziy dilakukan di kantor Kanwil Kemenang Jatim Jalan Juanda, Sidoarjo. Sebab, pagi tadi seluruh staf tengah mengikuti senam dan kerja bakti.

"Kami pastikan, tidak ada penangkapan siapapun di kemenag, di kanwil maupun di Sidoarjo," kata Markus saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (15/3/2019).

Pria yang juga Kepala Sub Bagian Informasi ini menyakinkan jika pagi tadi seluruh satf kanwil dan pejabat lain mengikuti senam dan bersih-bersih tiap hari Jumat. "Kami tadi bersama pak kanwil ikut senam dan aman-aman saja. Tidak ada penangkapan apapun," tambanya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan salah satu satpam Kanwil Kemenag Jatim, Arifin. Dia mengaku samas sekali tidak mengetahui jika ada OTT KPK. 

"Sejak tadi pagi aman-aman saja. Tidak ada ramai-ramai KPK atau apapun," kata Arifin.

Sebelumnya sempat beredar kabar, Ketum PPP Romahurmuziy ditangkap tim dari KPK di Kanwil Kemenag Jatim Jalan Juada Lama Sidoarjo.(R04/detik)