Fakta Baru, Sebelum Tewas Dibunuh dan Dimutilasi, Budi Hartanto Sempat Berhubungan Badan 4 Kali dengan Pelaku Aris

Senin,15 April 2019 | 16:27:45 WIB

Fakta Baru, Sebelum Tewas Dibunuh dan Dimutilasi, Budi Hartanto Sempat Berhubungan Badan 4 Kali dengan Pelaku Aris
Ket Foto : Budi Hartanto (tengah) dengan kedua pelaku

RIAUSKY.COM - Motif sebenarnya dalam pembunuhan dan mutilasi mayat dalam koper terungkap. Pembunuhan ini terjadi karena ada hubungan antara pelaku dan korban.

Wakapolda Jatim Brigjen Toni Harmanto mengungkapkan, korban Budi Hartanto (28) memiliki hubungan sesama jenis dengan pelaku Aris Sugianto (34). 

"Saat ini kami masih menduga pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain. Dari keterangan fakta hukum yang kita dapatkan ada hubungan antara korban dan pelaku dimana telah beberapa kali melakukan hubungan sesama jenis," kata Toni saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (15/4/2019).

Tak hanya itu, Toni mengatakan dari pengakuan Aris, keduanya sempat berhubungan badan empat kali. Namun hubungan mereka tak hanya berdasar karena suka sama suka. Tetapi, Aris juga seringkali membayar Budi usai berhubungan badan. 

"Berhubungan sesama jenis sebanyak 3 kali dan ini kali keempat. Dan kebetulan untuk yang kali keempat ini karena prosesnya ini juga bukan suka sama suka, tetapi juga karena proses pembayaran dengan imbalan sejumlah uang," imbuh Toni seperti dilansir dari Detikcom.

Sementara untuk pelaku lainnya Azis Prakoso (23), Toni mengatakan dia merupakan tetangga dan teman Aris. Azis diketahui tidak mengenal Budi dan tidak memiliki hubungan dengan korban mayat dalam koper. Saat kejadian, Azis membantu melakukan pembunuhan.

"Yang membayar adalah AS. AJ yang membantu saja," tambah Toni.

Menginjak 9 hari, tepatnya Jumat (12/4) kepala mayat dalam koper Budi Hartanto (28) ditemukan. Itu setelah polisi menangkap dua pelaku pembunuhan dan mutilasi, AJ dan AS, Kamis (11/4). Kepala tersebut ditemukan di pinggir Sungai Karanggondang tersangkut ranting bambu. 

Polisi juga menemukan motor korban di rumah eksekutor mutilasi, AS di Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. AS ditangkap di Jakarta saat melarikan diri. Sedangkan AJ diamankan di rumahnya Jalan Merak Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jumat (12/4). (R04)