DORRR...Polisi Tembak Senen, Terduka Pembunuh Janda di Kebun PTPN 4

Selasa,16 April 2019 | 13:36:15 WIB

DORRR...Polisi Tembak Senen, Terduka Pembunuh Janda di Kebun PTPN 4
Ket Foto : Senen saat mendapat perawatan di RS. (ist/metro24jam.com) 

RIAUSKY.COM - Polisi dikabarkan telah meringkus terduga pelaku perbunuhan Ngatiem (40), warga Nagori Silau Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun. 

Informasi yang dihimpun, Senin (15/4/2019), terduga pelaku berinisial SM alias Senen, warga Nagori Margomulyo, Kecamatam Gunung Malela, Simalungun. Pria itu disebut ditangkap di Jalan Sutomo, Kelurahan Dwikora, tepatnya di seputaran Sutomo Square Kota Pematangsiantar, Minggu (14/04/2019) sekira pukul 23.00 Wib. 

Diketahui, polisi telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku, sejak dari hari pertama temuan. Minggu (14/4/2019) malam, petugas yang disebut dari Unit Jatanras Polres Simalungun, mendapat informasi keberadaan Senen.

Setelah melakukan pencarian, petugas akhirnya menemukan terduga saat melintas di Jalan Thamrin, Siantar, tempat awal di mana pria menjemput Ngatiem, sebelum wanita itu dibunuh di perkebunan sawit. Pria itu juga akhirnya terpaksa ditembak petugas, diduga karena melakukan perlawanan. 

Diketahui, Ngatiem ditemukan tak bernyawa dengan beberapa luka tusukan di areal perkebunan sawit Afdeling 3 PTPN IV Unit Kebun Laras, tepatnya di Nagori Silau Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, Selasa pagi (19/3/2019) lalu. 

Dari sana, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 helai baju kaos motif bunga warna biru, 1 celana dalam warna krem, 1 helai bra warna hitam, 1 celana pendek motif kotak-kotak warna biru, 1 ikat rambut warna merah, sepasang sepatu cats warna hitam les putih, tas warna coklat merk Spirit, 1 gunting bergagang warna merah, 1 gunting kecil warna silver, 2 HP merek Mito warna hitam dan putih, 2 lembar KTP–masing-masing atas nama Tukini dan Musiran. 

Dari tersangka, polisi juga dilaporkan sudah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sebilah pisau sepanjang 15 cm, sepedamotor dan HP serta barang bukti lainnya. 

Meski begitu, Kasat Reskrim Polres Simalungun melalui Kanit Jatanras Iptu Hengky Siahaan, Senin (15/4/2019) sore, belum bersedia memberikan penjelasan rinci. 

“Besok (Selasa 16/4/2019), 09.00 Wib kita release ya lae, di Aspol,” jawabnya singkat seperti dikutip dari Metro24jam.com. 

Sudah Lama Tak di Kampung Terpisah, salah satu warga Kecamatan Gunung Malela, H Saragih membenarkan bahwa terduga pelaku memang benar warga Nagori Margomulyo, Kecamatan Gunung Malela. 

“Iya warga Margomulyo, tapi jarang kelihatan. Dia diketahui tinggal di rumah kakaknya di Kota Siantar, tepatnya di seputaran Parluasan,” katanya. 

Saragih juga mengatakan, bahwa sepengetahuannya, Senen tidak memiliki pekerjaan tetap alias serabutan. Warga kampunya hanya mengetahui bahwa kadang-kadang Senen bekerja sebagai buruh bangunan di Kota Siantar. 
“Terakhir sekitar setahun lalu lah ada kelihatan di Kampung Margomulyo dan kemudian sampai saat ini, dia dan keluarganya tidak kelihatan di kampung dan tidak diketahui keberadaanya,” beber Saragih via seluler. (R04)