Hearing dengan Sinar Mas Group,

Pansus Temukan Rp4 Triliun Potensi Tak Tergali

Rabu, 02 September 2015 | 08:50:18 WIB

Pansus Temukan Rp4 Triliun Potensi Tak Tergali
Ket Foto :
PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- ‎Panitia Khusus (Pansus) Monitoring, Evaluasi Lahan, Perkebunan, Perizinan dan Pertambangan DPRD Riau‎ lagi-lagi membuat statemen mengejutkan. Terjadi perbedaan perhitungan jumlah pajak yang cukup besar antara hasil temuan mereka di lapangan dengan data grup usaha Sinar Mas di Riau.
 
Total selisih tersebut mencapai Rp4 triliun. Itu juga masih diikuti dengan pelanggaran ketentuan tentang pemanfaatan lahan seperti jarak tanam dengan daerah aliran sungai, penanaman di luar batas areal perusahaan, termasuk kewajiban menyediakan 5 persen dari luas areal perusahaan untuk tanaman kehidupan. 
 
Hal tersebut disampaikan Ketua Pansus Monitoring Lahan perkebunan dan izin pertambangan DPRD Riau saat ditemui wartawan selepas hearing bersama sejumlah anak perusahaan di lingkungan Sinar Mas Grup di Pekanbaru, Selasa (1/9/2015).
 
Dalam Hearing tersebut, dijelaskan Suhardiman yang biasa disapa Datuak, pihaknya hanya berusaha mensinkronisasikan data dan jumlah yang menjadi temuan dan perhitungan tim dengan anak perusahaan Sinar Mas grup yang berada di Riau.
 
Hasilnya memang mengejutkan, karena, ternyata banyak yang tidak sesuai perhitungan. ''Misalnya, kalau berdasarkan hitungan kita jumlah seharusnya Rp10 miliar, pada perusahaan perhitungan nya hanya sebanyak Rp2 miliar. Yang oleh kita Rp14 miliar, yang ada pada mereka (perusahaan-red) hanya Rp5 miliar. Ada banyak lagi selisih perhitungan yang kita minta mereka dan jajaran Dirjen Pajak juga bisa mengklarifikasi,'' sebut politisi asal Inuman, Kuansing ini. 
 
Itu juga belum termasuk temuan pelanggaran terhadap areal usaha di masing-masing anak perusahaan di grup milik Sinar Mas. ''Banyak kaidah pengusahaan lahan yang dilaksanakan tidak sesuai ketentuan. Kalau dikaji satu persatu, banyak penanaman yang tidak memperhatikan tata lingkungan yang baik khususnya di sepanjang daerah aliran sungai, berada di luar koordinat perizinan yang diperoleh, ada beberapalah,'' ungkap dia.
 
Riausky.com sendiri sampai sejauh ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari grup usaha Sinar Mas seputar selisih perhitungan sebagaimana yang diutarakan Pansus DPRD melalui ketuanya, Suhardiman Amby tersebut.  (R01/int)