Pekanbaru Jadi Kota MICE, Kini Jadi Rujukan Sumbar

Selasa, 14 Januari 2020 | 07:49:07 WIB

Pekanbaru Jadi Kota MICE, Kini Jadi Rujukan  Sumbar
Ket Foto : Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Nurfaisal

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Berbagai event, baik nasional maupun internasional diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru. 

Event yang diadakan bekerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya perguruan tinggi (PT), ataupun komunitas ini bertujuan menjadikan Kota Pekanbaru sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Menariknya, strategi pengembangan objek wisata yang dilakukan Disbudpar Pekanbaru menjadi rujukan provinsi tetangga, di antaranya Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Nurfaisal kepada pekanbaru.go.id mengatakan, pemerintah daerah, DPRD ataupun organisasi perangkat daerah (OPD) Sumbar melaksanakan Studi Banding ke Kota Pekanbaru untuk mengetahui cara mengelola objek wisata.

"Semua studi banding ke tempat kita. Kita sekarang ini menjadi rujukan oleh Sumatera Barat dan lainnya. Bagaimana cara me-manage, menjadikan Kota Pekanbaru ini menjadi Kota MICE (Pertemuan, Insentif, Konvensi, Pameran)," ujar Nurfaisal.

"Tahun 2019 ini sudah lebih dari Rp180 miliar (PAD). Target kita hanya Rp145 miliar hingga Rp150 miliar. Ternyata mencapai Rp180 miliar. Hasilnya, terbesar di Sumatera PAD yang kita dapatkan. Padang saja hanya Rp70 miliar, Bukit Tinggi Rp30 miliar," sambungnya.

Diterangkan Nurfaisal, Pekanbaru punya tiga wisata unggulan, objek wisata ini akan terus dikembangkan dengan cara melakukan berbagai inovasi. Di antaranya destinasi wisata Sungai Siak, Rumah Tuan Kadi di Kecamatan Senapelan, Danau Bandar Kayangan, dan Kota Lama yang terletak di kawasan Tanjung Rhu.

"Di sana perumahannya masih originil yang ditempati Suku Melayu. Ini akan kita lakukan (pengembangan) seperti di Malaka," terang Nurfaisal.

Dikatakan Nurfaisal, lebih kurang 200 event baik besar ataupun kecil diselenggarakan di Kota Pekanbaru. Di 2020 ini, Disbudpar akan menyelenggarakan 20 event bertaraf internasional.

"Belum lagi event yang dibuat oleh bank, seperti BI, ataupun event yang dibuat oleh komunitas. Seperti kelompok Homestay. Kita punya 25 homestay. Target kita juga bekerjasama dengan perguruan tinggi (kembangkan wisata), sudah oke. Seperti Unilak, Universitas Riau, Sekolah Tinggi Pariwisata. Tahun ini kita akan jadikan Kota Pekanbaru ini Kota MICE," ujar Nurfaisal, optimis. (R05/Kominfo)