Kick-Off Kegiatan BRG, Ada Penandatanganan SKPS Bersama Pokmas 

Jumat,21 September 2018 | 01:07:56 WIB
Kick-Off Kegiatan BRG, Ada Penandatanganan SKPS Bersama Pokmas 
Ket Foto :

DUMAI (RIAUSKY.COM) - Pelaksanaan Kick - off kegiatan Badan Restorasi Gambut (BRG) di Kantor Camat Medang Kampai dibaringi dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SKPS) bersama Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Kamis, (20/09/2018).

Dalam penandatanganan SKPS oleh Pokmas ini, disaksikan langsung oleh kepala BRG RI Nazir Foead, deputi 4 BRG RI Harris Gunawan, Kepala Dinas LHK Provinsi Riau Ervan Rizaldi, Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, Camat Medang Kampai Muhamad Zakir, serta seluruh masyaakat tempatan.

Nazir Foad menyebutkan kegiatan ini bertujuan untuk pembangunan infrastruktus pembasahan gambut, juga bisa menambah debit air pada musim kemarau. Yang kedua membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi.

"Itu tergantung aspirasi masyarakat dengan berdiskusi bersama pendamping desa baik itu di Pemko maupun Pemprov, juga dinas pertanian, perkebunan, perikanan maupun lainnya." Kata Nazir Foead 

Nazir Foead juga menyebutkan kota dumai sendiri mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 1.575.416.000 untuk pembangunan 47 sekat kanal, dan dana Rp 800.000.000 untuk kegiatan revitalisasi sosial ekonomi masyarakat. Jadi total anggaran kegiatan fisik restorasi 2018 untuk Kota Dumai pada T.A 2018 senilai Rp 2.375.416.000.

Sedangkan anggaran T.A 2018 untuk Provinsi Riau untuk kegiatan fisik restorasi gambut adalah sebesar Rp 34.227.585.000 jumlah tersebut dialokasikan untuk mendukung kegiatan restorasi gambut di Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kampar dan Kota Dumai.

Dalam kesempatannya Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, berharap kepada pihak BRG agar lebih memantapkan koordinasi seluruh komponen di daerah seperti juga perusahaan di Dumai pada khususnya. Karna sebagian besar lahan gambut berada dalam wilayah perusahaan.

Ervan Rizaldi, kepala dinas Lingkungan Hidup Kehutanan Provinsi Riau menyebutkan bahwa "Mengelola gambut itu tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, butuh waktu yang lama dan kerja sama dari seluruh lapisan yang paling utamanya adalah masyarakat."

Begitu juga Muhamad zakir, Camat Medang Kampai. Menyebutkan sejauh ini peran BRG dan membantu peningkatan perekonomian sangat baik, dan itu sudah dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

"Beberapa petani dan nelayan medang kampai yang dibantu BRG sudah merasakannya, dan yang paling dirasakan tentunya perogram BRG dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Jadi sekat kanal yang dibangun sangat berfungsi apabila musim kemarau guna mengatasi kebakaran hutan dan lahan." Ucap Muhamad Zakir.

Kegiatan restorasi gambut di Provinsi Riau melibatkan 423 kelompok masyarakat. Pada tahun 2017 telah dilaksanakan pembuatan sumur bor sebanyak 400 buah, sedangkan untuk Kota Dumai pada tahun 2017 telah dibangun sekat kanal sebanyak 41 buah di Kecamatan Medang Kampai, yakni di desam Mundam, Pelintung, dan Teluk Makmur. (R07)


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Loading...
Tulis Komentar Index »
Loading...
IKLAN BARIS