Basah-basah, Sambil Coret Baju dan Bilang...''Woooiii....Aku Lulus.....''

Basah-basah, Sambil Coret Baju dan Bilang...''Woooiii....Aku Lulus.....''
corat-coret seragam siswa.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Hujan lebat yang mengguyur wajah kota Pekanbaru sepanjang sore hingga magrib kemarin tak mengurangi semangat dari ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Pekanbaru untuk merayakan pesta kelulusan mereka.

 
Sambil berbasah-basah, mereka berkumpul dengan sesama pelajar dari berbagai sekolah sembari menggelar aksi corat-coret pakaian seragam sekolah dengan cat piloks maupun spidol untuk saling tukar tanda tangan.
 
''Wooooiiiii....Aku lulus....lulus....Yuuuhuiiii,''ungkap salah seorang pelajar dari SMA Negeri 5 Pekanbaru di arena Purna MTQ.
 
Lokasi di sekitar arena purna MTQ memang menjadi titik kumpul dari banyak pelajar dari berbagai sekolah selepas pengumuman kelulusan di masing-masing sekolah. 
 
Pakaian mereka yang semula berwarna putih abu-abu sudah berubah corak menjadi aneka warna. Ada yang berwarna kuning, hijau, pink merah, bahkan sampai ke tangan dan wajah mereka.
 
Tanpa sungkan-sungkan mereka baik putra maupun putri mempersilahkan siapapun untuk mencoret seragam sekolah yang selama ini menemani mereka. 
 
Dikatakan Adrianto, salah seorang siswa, mereka hanya ingin melepaskan rasa haru dan bahagia selepas dinyatakan lulus di sekolah. 
 
''Tadi di sekolah sempat degdegan takut tak lulus. Ternyata lulus, senang saja,'' kata dia.
 
Selain berkumpul di Arena Purna MTQ, banyak juga para siswa SMA sederajat yang melakukan aksi putar-putar kota Pekanbaru, sehingga, hampir sebagian besar ruas jalan di Kota Pekanbaru, seperti Jalan Sudirman, Diponegoro, Jalan Harapan Raya, HR Soebrantas, Tuanku Tambusai dipenuhi oleh sepeda motor para pelajar yang hendak melakukan selebrasi kegembiraan atas kelulusan mereka. 
 
Puluhan apara kepolisian juga disiagakan untuk mengantisipasi aksi ugal-ugalan para pelajar yang hendak melakukan konfoi merayakan kelulusan mereka. 
 
Bahkan, banyak diantara para pelajar juga sempat ditangkap aparat karena menggunakan kendaraan bermotor tanpa dilengkapi helm dan sarana tertib lalu lintas. 
 
Aparat kepolisian tetap melakukan penindakan dan memberikan arahan kepada para pelajar untuk tidak melakukan aksi ugal-ugalan di jalan.
 
Kasat Lantas, Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda dalam penjelasannya menyebutkan kalau pihaknya tetap mengarahkan para pelajar SMA yang merayakan kelulusan untuk tidak melakukan konvoi yang bisa membahayakan dan membuat kemacetan arus lalu lintas. 
 
''Kita arahkan untuk bubar dan tidak berada di jalan untuk konvoi. Tapi ada juga yang membandel, jadi diberi peringatan,'' kata dia. (R11)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional