Supaya Semua Warga Terekam E-KTP, Disdukcapil Razia di Jalan Sampai Rekam di Sekolah

Kamis, 09 November 2017 | 15:55:09 WIB
Supaya Semua Warga Terekam E-KTP, Disdukcapil Razia di Jalan Sampai Rekam di Sekolah
Ket Foto : Petugas melakukan perekaman data warga yang mengurus adminsitrasi kependudukan.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru, Baharuddin mengimbau  warga Pekanbaru yang belummemiliki  e-KTP untuk segera lakukan perekaman.

Himbauan ini disampaikan menyusul masih banyaknya warga Pekanbaru yang belum melakukan perekaman.

Ini terbukti saat tim yustisi melakukan razia KTP selama tiga hari berturut-turut pekan lalu. Sedikitnya ada 58 dari 266 pengendara yang terjaring razia karena masih menggunakan KTP lama atau KTP siak.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat segeralah melakukan perekaman E-KTP, sehingga kita bisa cetakkan E-KTP-nya. Memang blanko kita terbatas tapi bisa kita siasati dengan pencetakan surat keterangan kependudukan (Suket)," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru, Baharuddin.

Pihaknya melakukan upaya jemput bola agar warga yang belum merekam e-KTP bisa segera merekam. 

Jemput bola yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tersebut dilakukan warga mudah dalam melakukan perekaman. Sebab Perekaman keliling dilakukan di 12 Kecamatan di Pekanbaru.

"Program ini memang diperuntukan bagi masyarakat Pekanbaru yang ingin memiliki E-KTP, Akte Kelahiran ataupun surat kematian. Ini juga bagian dari percepatan dalam pengurusan administrasi kependudukan di Pekanbaru, makanya kami lakukan jemput bola," katanya.

Jemput bola yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tersebut dilakukan warga mudah dalam melakukan perekaman. Sebab Perekaman keliling dilakukan di 12 Kecamatan di Pekanbaru. 

"Program ini memang diperuntukan bagi masyarakat Pekanbaru yang ingin memiliki E-KTP, Akte Kelahiran ataupun surat kematian," sebutnya.

Bahkan Disdukcapil juga mendatangi sekolah-sekolah agar siswa yang sudah cukup umur mengurus eKTP nya.

Seperti yang telah dilakukan pada bulan April 2017 kemarin, perekaman eKTP dilakukan di 4 sekolah diantatanya, SMAN 4 Auri, SMAN 3 Rumbai, SMAN 11 Tenayan Raya, SMAN 12 Garuda Sakti Tampan.

Ini juga bagian dari percepatan dalam pengurusan administrasi kependudukan di Pekanbaru. Untuk itu Disdukcapil lakukan jemput bola. Program ini bahkan sudah berjalan sejak lama.

"Kami datang ke sekolah-sekolah dengan membawa alat perekam. Sehingga bagi siswa yang sudah wajib KTP bisa melakukan perekaman di sekolahnya masing-masing tanpa harus pergi jauh-jaun ke kantor camat," jelasnya.

Disdukcapil meminta masyarakat agar bisa memanfaatkan program ini dengan baik. Namun dalam pelaksanaannya, masyarakat harus jujur dengan memberikan data-data yang benar, agar tidak bolak-balik melengkapi syarat administrasi yang dibutuhkan.

Suasana perekaman  data calon pengurus adminsitrasi kependudukan.

"Makanya jauh sebelum hari pelaksanaan, sudah kita ingatkan camat atau lurah setempat, untuk disosialisasikan kepada masyarakat, syarat apa yang harus dilengkapi, agar prosesnya lancar. Terlebih lagi waktunya cukup terbatas, jadi berikanlah syarat administrasi yang benar," paparnya.

AKTE GRATIS GANDENG KLINIK DAN RUMAH SAKIT

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, dengan melakukan berbagai inovasi.

Salah satunya, dengan membuat program penerbitan akte kelahiran gratis untuk bayi usia 0 sampai 60 hari. Agar lebih maksimal, dan mempermudah masyarakat dalamengurusan akte kelahiran anak baru lahir.

Disdukcapil juga mengajak seluruh rumah sakit, klinik yang ada di kota Pekanbaru turut bekerja sama dalam penerbitan akte bayi yang lahir di tempat mereka.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pekanbaru, Baharuddin S.Sos didampingi Sekretarisnya, Seniwati Hais. Msi, menjelaskan, bahwa sejauh ini sudah ada 7 rumah sakit yang sudah meneken Nota kesepahaman (memorandum of understanding) MoU dalam penerbitan akte kelahiran.

Diantaranya rumah sakit yang sudah bekerjasama yakni, Rumah Sakit Petalabumi, Andini, Eria Bunda, Tabrani, Zainab, Bayangkari dan lainnya.

Dimana nantinya, setiap bayi yang lahir di rumah sakit yang menjadi mitra kerjasama melalui MoU tersebut, maka secara otomatis akan mendapatkan dokumen yang dibutuhkan, termasuk akte kelahiran yang diterbitkan secara gratis.

Nantinya, kerjasama serupa akan berlanjut ke rumah sakit lainnya. Diharapkan, lewat program ini maka para orangtua yang melahirkan di rumah-rumah sakit yang dimaksud, tidak perlu repot-repot lagi harus mengurus akte kelahiran anaknya.

“Ke depan akan terus kita evaluasi dan perkuat, karena program ini langsung menyentuh masyarakat dan sangat membantu sekali,” komit Baharuddin.

Untuk merangkul seluruh rumah sakit di kota Pekanbaru agar ikut bekerjasama dengan Disdukcapil, pada tanggal 12 April 2017 lalu, Disdukcapil juga telah melakukan sosialisasi kerjasama penerbitan akta lahir dengan 26 rumah sakit dan klinik bersalin di kota Pekanbaru.

Disosialisasikan juga Undang-Undang No.24 Tahun 2013 tentang Akta kelahiran. Bahwa pengurusan akta bagi anak usia 0 sampai 60 hari, bebas biaya alias gratis, namun apabila melewati 60 hari keatas, maka dikenakan denda Rp50 ribu.

Tak hanya itu, seiring adanya surat Kebijakan Dirjen Capil, bahwa 0 sampai 18 tahun juga digratiskan pengurusan akta kelahirannya. Disdukcapil telah mencapai 75 persen dari target.

“Sebetulnya, berdasarkan data terintegrasi di komputer, kita sudah mencapai target itu. Karena sebelumnya kita sudah sosialisasikan kepada Lurah, Camat agar ikut membantu,” kata Baharuddin.

Baharuddin menghimbau masyarakat agar segera mengurus akte kelahiran anak-anak mereka. Sebab walau bagaimanapun akte kelahiran diperlukan untuk administrasi keluarga dan keperluan lainnya.

“Jangan sampai, sewaktu dibutuhkan baru mengurusnya, jauh-jauh hari harus sudah diurus,” imbaunya.(Advertorial /Diskominfo/Disdukcapil)
 

Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita"Otonomi" Index »
Loading...