Gubri Sambut Kunjungan Presiden Jokowi ke Riau

Senin, 16 September 2019 | 17:05:52 WIB
Gubri Sambut Kunjungan Presiden Jokowi ke Riau
Ket Foto :

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Presiden Indonesia Joko Widodo mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, kemudian turun di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, sekitar pukul 18.30 WIB, Senin (16/9/2019).

Mengenakan kemeja batik, Presiden Joko Widodo turun dari pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden menuju Provinsi Riau dalam rangka berkoordinasi mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Saat tiba, Presiden disambut langsung Gubernur Riau Syamsuar, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Mohammad Fadjar, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo dan Forkopimda lainnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Riau antara lain Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo.

Selain itu, turut menyertai Presiden Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Adita Irawati, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Sekretaris Militer Presiden Brigjen TNI Suharyanto.

Malam harinya, Presiden Jokowi bersama jajaran terkait diagendakan langsung menggelar rapat kordinasi (Rakor) terbatas mengenai Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla), di Novotel Hotel Pekanbaru.

Sesampainya di negeri yang sedang dilanda musibah kabut asap ini, Jokowi langsung menuju penginapan dan melaksanakan rapat terbatas (ratas) mengenai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Dalam ratas tersebut, Jokowi menekan tiga poin penting yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, menteri-menteri terkait dan aparat penegak hukum.

Pertama, Jokowi meminta agar karhutla yang telah meluas hingga menghanguskan puluhan ribu hektare ini dapat segera diatasi.

"Luas lahan yang terbakar sudah mencapai puluhan ribu hektare, jangan sampai ini mengganggu aktivitas penerbangan yang bisa berimbas pada pertumbuhan ekonomi dan aktivitas ekonomi di Riau yang tidak kita harapkan," kata Jokowi memulai ratas di salah satu hotel di Pekanbaru.

Kedua, Jokowi meminta aparat hukum untuk menindak tegas pelaku-pelaku pembakar hutan tanpa pandang bulu. 

"Aparat hukum harus bertindak tegas kepada perusahaan maupun perorangan (pembakar hutan dan lahan, red)," ucapnya.

Ketiga, orang nomor satu di Indonesia ini meminta agar satuan tugas (Satgas) pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat bekerja maksimal dengan melakukan pencegahan sejak dini.

"Lakukan pencegahan agar karhutla tidak merembet ke lokasi lain, baik ke kawasan gambut, hutan, apa lagi sampai masuk wilayah pemukiman," tuturnya. (R07/Advertorial Pemprov Riau)

Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Baca Juga Topik #Advertorial Pemprov Riau Index »
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita"Otonomi" Index »
Loading...