RUBRIK : lingkungan

  • Rabu,23 September 2015 - 12:09:11 WIB
    Riau Dikepung 1025 Titik Api, Kabut Asap Masih Mengancam Kesehatan Warga

    "Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tamlaknya tak kujung bisa terselesaikan oleh pemerintah. Terbukti, meski hujan telah menguyur beberaoa kota dan Kabupaten di Riau, masih saja ditemukan titik api yang mengakibatkan kabut asap.

     

  • Selasa,22 September 2015 - 13:40:28 WIB
    Lahan Terbakar, Kementerian LHK Cabut Izin Dua Perusahaan di Riau

    "Akhirnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) memberi sanksi bagi 4 perusahaan. Perusahaan tersebut berada di Riau dan Sumatera Selatan. Empat Perusahaan ini di cabut izinya karena lahan milik mereka terbukti terbakar dan menjadi penyumbang asap

     

  • Selasa,22 September 2015 - 12:04:39 WIB
    Titik Api Riau NIHIL, ISPU Masih Tunjukan Kualitas Udara Tidak Sehat

    "Pasca hujan lebat yang menguyur Pekanbaru Senin (21/9/2015) kabut asap yang menyelimuti kota bertuah mulai menipis. Bahkan titik api di Riau dinyatakan BMKG Pekanbaru Nihil. Hanya saja papan ISPU depan kantor Walikota Pekanbaru masih terpampang kualitas Uadar Pekanbaru Tdak Sehat.

     

  • Senin,21 September 2015 - 13:36:01 WIB
    Dinilai Gagal, Mahasiswa mengantung “Pocong” Plt Gubri, Menkes dan Jokowi

    "Unjuk rasa protes mahasiswa terhadap pemerintah yang dinilai gagal mengatasi kebakaran hutan dan lahan seperti tidak ada habisnya. bahkan Senin ( 21/9/2015) Puluhan mahasiswa perencanaan wilayah dan kota dari Universitas Islam Riau (UIR) melakukan unjuk rasa di depan kantor Gubernur Riau. Mereka Mengantung "pocong" Presiden Jokowi, Menkes serta Plt Gubri.

     

  • Senin,21 September 2015 - 12:48:46 WIB
    Diduga Korban Kebakaran Lahan, Rumah “Digendong” Truk di Jalan Soebrantas

    "PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Ada pemandangan unik di Jl Subrantas Pekanbaru, Senin (21/9/2015). Satu unit truk Fuso tanpa bak melintas dengan pemandangan yang aneh. Bagaimana tak aneh, di atas truk itu terlihat rumah papan berdiri.

     

  • Senin,21 September 2015 - 11:18:36 WIB
    Kabut Asap Menipis, Penerbangan Dipastikan Kembali Normal

    "Meskipun titik api Senin (21/9/2015) terbanyak di Provinsi Riau, namun ternayat tidak menganggu aktifitas di Bandara SSK II Pekanbaru. Senin ini Bandara international ini normal kembali dan melakukan aktifitas penerbangan seperti biasa.

     

  • Senin,21 September 2015 - 09:51:13 WIB
    Hotspot Bertambah Jelang Kedatangan Jokowi

    "Meski jarak pandang relatif jauh, namun bukan berarti tidak ada titik api di Riau. Bahkan titik Api di Riau meningkat dan separuh dari jumlah titik api di sumatera berad di Riau, dan terbanyak di kabupaten Pelalawan dengan 52 titik api.

     

  • Senin,21 September 2015 - 00:16:25 WIB
    Kemarin Berbahaya, Hari ini Tidak Sehat

    "Berkurangnya kabut asap tak hanya mengembalikan kondisi udara kota pekanbaru menjadi lebih cerah. Namun juga mempengaruhi kualitas udara. bila sebelumnya masih dalam status berbahaya, dengan indeks pencemar partikel udara PM10 diatas 300 PSI, tadi malam dilaporkan PM 10 di papan indeks pencemaran udara di depan kantor Wali Kota Pekanbaru hanya berkisar 200 PSI.

     

  • Minggu,20 September 2015 - 18:17:07 WIB
    Menkes Dirikan 2 Posko, Turunkan Dokter dan Obat-obatan

    "Sempat mengatakan status asap Riau tak berbahaya, Menteri Kesehatan Nila F Moloek akhirnya menurunkan tim lengkap dengan pasokan obat-obatan untuk membantu masyarakat Riau. Sebanyak dua posko siaga akan didirikan, serta 500 kilogram obat-obatan akan mendarat di Pekanbaru Ahad (20/9/2015) malam nanti.

     

  • Minggu,20 September 2015 - 17:56:25 WIB
    Kok Laporannya Cuma 8.000 Hektare?

    "Ada beberapa data yang janggal dari kasus kebakaran hutan di wilayah Sumatera. Bila Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK) mengindikasikan luas lahan yang terbakar berkisar 58.000 hektare, rekap dari pemerintah daerah hanya berkisar 8.000 hektare, ada apa ini?

     

  • Minggu,20 September 2015 - 15:19:20 WIB
    Polda Selidiki SRL dan BDL di Inhil

    "Pasca pemrosesan terhadap PT Langgam inti Hibrindo (PT LIH) dalam dugaan pembakaran lahan di daerah Pelalawan, Polda Riau kembali mendalami kasus serupa yang diduga dilakukan dua perusahaan dengan wilayah operasi di Indragiri Hilir, yakni PT SRL dan PT BDL.

     

  • Minggu,20 September 2015 - 14:56:07 WIB
    Hari Ini 14 Lokasi Diduga Masih terbakar

    "Kebakaran hutan dan lahan belum berakhir. Sempat hilang sehari dari radar satelit Terra dan Aqua, hotspot kembali terpantau di wilayah Sumatera. Di Riau, hari ini ditemukan 20 titik panas.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 19:13:42 WIB
    Konsul Malaysia: Terbukti, Harus Dihukum

    "Pemerintah Malaysia melalui Konsul Malaysia di Pekanbaru, Hardi Hamdin tidak akan menghalangi proses hukum terhadap perusahaan yang berasal dari Malaysia yang melakukan pembakaran lahan di Riau. Bila terbukti bersalah, memang seharusnya mendapat hukuman.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 19:01:17 WIB
    Perusahaan Malaysia dan Singapura Terindikasi Ikut Membakar

    "Kebakaran lahan dan hutan di Riau dan Jambi ternyata tak hanya melibatkan masyarakat petani kecil dan pebisnis dalam negeri. Pelaku usaha dari negeri jiran Malaysia dan Singapura ditengarai juga ikut memberi sumbangsih untuk membakar lahan. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sedang melakukan penyedikan terhadap bukti-bukti lapangan.

     

  • Sabtu,19 September 2015 - 18:08:15 WIB
    Asap Riau Mulai Berkurang, Kualitas Udara Masih Berbahaya

    "Kondisi udara Pekanbaru berangsur membaik. Ketebalan asap juga berkurang drastis semenjak pagi hingga sore hari. Peberbangan di bandara Sultan Syarif kasim II pun dilaporkan berjalan lancar dan tidak ada kendala penundaan.

     



Loading...