Jadi Pilot Project, Pengendalian Hepatitis Bidik 8 Ribu Orang di Dumai

Selasa, 02 Agustus 2016 | 11:15:47 WIB
Ilustrasi
DUMAI (RIAUSKY.COM) - Kota Dumai ditunjuk Kementerian Kesehatan RI menjadi pilot project pelaksanaan pengendalian hepatitis di Provinsi Riau yang akan dimulai pada Agustus ini dengan sasaran 8.000 orang dari kelompok resiko tinggi.
 
Kepala Bidang P2PL Dinkes Dumai Romauli mengatakan, untuk tahap awal kegiatan pengendalian hepatitis ini dilakukan sosialisasi dan advokasi untuk membangun komitmen dan meningkatkan peran positif para pemangku kepentingan.
 
Kelompok resiko tinggi jadi sasaran kegiatan ini, diantaranya ibu hamil, warga binaan rumah tahanan, wanita pekerja seks, pengguna jarum suntik narkoba, pelaku seks menyimpang dan seluruh tenaga kesehatan serta pasien cuci darah.
 
"Kegiatan ini dilaksanakan dengan promotif melalui sosialisasi dan penyuluhan di tengah masyarakat, kemudian prefentif atau langsung menyasar ke kelompok sasaran dan dilakukan pemeriksaan dini," kata Romauli, Selasa.
 
Dijelaskan, program ini bertujuan guna menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat hepatitis, dan tim medis akan mendatangi langsung kelompok resiko tinggi tersebut untuk melakukan sosialisasi dan pemeriksaan.
 
Pihaknya menilai jumlah penderita penyakit dengan penularan melalui sanitasi lingkungan buruk dan perilaku seks menyimpang ini di Dumai tergolong cukup tinggi dan beresiko, dan upaya pengendalian harus dilakukan.
 
Pelaksanaan kegiatan ini akan dilancarkan oleh tim medis terdiri, dokter, bidan, perawat, laboratorium, dan petugas kesehatan di rumah sakit dan semua Puskesmas di seluruh kecamatan Kota Dumai.
 
Demi sukses dan lancar kegiatan ini, Dinkes Dumai juga berharap dukungan politis dan komitmen pemerintah dalam penganggaran untuk pelaksanaan kegiatan ini agar penyakit hepatitis ini dapat ditekan.
 
"Pengendalian hepatitis selain menyasar ke kelompok resiko tinggi, juga akan diberikan kepada anak dan balita melalui kegiatan imunisasi oleh kader Posyandu," ungkapnya. (R16)

Terkini