PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Mendapat penolakan dari pedagang terkait Aktivitas bongkar muat di Jalan Nangka/ Tuanku Tambusai Pekanbaru akan dipindahkan ke Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS), sepertinya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tak bergeming.
Pemko sendiri bersikeras tetap akan memindahkan aktivitas bongkar muat tersebut. Demikian dikatakan Azwan selaku Asisten I kota Pekanbaru.
"Memang kemarin ada permintaan dari pedagang untuk melakukan pengunduran eksekusi dan berharap tetap melakukan bongkar muat disitu dengan waktu yang sudah ditentukan. Kita hanya mengakomodir satu permintaan mereka yakni penundaan eksekusi, tapi untuk izin bongkar muat tetap disitu kita tolak," tegas Asisten I Pekanbaru, Azwan, pada Selasa, 4 Oktober 3016.
Disebutkannya, jika aktivitas tidak dipindahkan maka usaha yang selama ini dilakukan tidak ada gunanya, karena aktivitas itu tetap menggangu pengguna jalan.
"Kita ingin aktifitas itu pindah dan jalan Soekarno Hatta dan Tambusai tidak semberaut lagi oleh pedagang yang berjualan dan bongkar muat barang," paparnya.
Ada penundaan waktu selama tiga hari, menjadi deadline bagi pedagang untuk pindah dengan sendirinya. Jika tidak mau mengikuti aturan maka akan dipindahkan paksa.
"Tidak ada negosiasi, tidak ada toleransi mereka tetap kita pindahkan," tegasnya lagi.
Ditanya terkait jaminan keamanan, Azwan menjelaskan bahwa itu tidak masalah, boleh dikatakan itu hanya alasan pedagang saja yang tidak mau pindah.
"Persoalan keamanan kita akan koordinasikan dengan pihak kepolisian," tuturnya mengakhiri. (R05)