PASIRPANGARAIAN (RIAUSKY.COM) - Kesehatan hewan ternak perlu menjadi perhatian serius bagi peternak. Terlebih lagi, bila hewan ternak itu akan diperjualbelikan dan dikomsumsi oleh masyarakat.
Di Kabupaten Rokan Hulu, pemeliharaan hewan ternak cukup mendapat tempat sebagai salah satu usaha penggerak ekonomi masyarakat. Hal ini terlihat dari tingginya populasi hewan ternak di 16 kecamatan di Rokan Hulu.
Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Rokan Hulu memberikan perhatian serius terkait dengan perkembangan populasi hewan ternak serta menyiapkan kesehatan hewan ternak itu sendiri.
Kondisi kesehatan hewan ternak di Rokan Hulu saat ini, dinilai cukup baik seiring dengan kondisi riil dilapangan. Hal ini didukung oleh pengawasan kesehatan hewan ternak yang dilakukan petugas hewan di lapangan.
Kepada RiauSky.Com, Rabu 5 Oktober 2016, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Rokan Hulu Drs.Marjoko melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Ade Hapari,SPt menjelaskan, bahwa kesehatan hewan ternak merupakan hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi para peternak yang setiap hari melakukan pekerjaan memelihara ternak.
Di Rokan Hulu, lanjut Ade, penyakit hewan ternak didominasi oleh penyakit cacingan dan kekurangan vitamin. Hewan ternak itu juga memerlukan vitamin dalam pertumbuhannya. Begitu juga dengan penyakit cacingan. Bila hewan ternak terkena penyakit cacingan, maka perkembangannya akan lambat dan mengakibatkan kerugian secara ekonomi bagi peternak.
"Penyakit cacingan dan kekurangan vitamin, dominan dialami hewan ternak di Rokan Hulu. Kondisi ini perlu diatasi oleh petugas dilapangan. Hampir setiap hari warga melapor ke petugas hewan terkait dengan kondisi kesehatan hewan ternak mereka," papar Ade Hapari.
Kepada masyarakat peternak di Rokan Hulu yang sehari-hari bekerja sebagai pemelihara hewan ternak, Ade Hapari mengingatkan untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan hewan ternak. Karena kesehatan hewan ternak itu, akan berdampak terhadap perkembangan hewan itu sendiri. (R19)