Hadiri Wisuda XIX STAI Hubbul Wathan, Amril Bilang, Jangan Takut Jatuh...

Ahad, 18 Desember 2016 | 14:59:52 WIB
Bupati bengkalis Amril Mukminin saat menyalami Direktur Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbul Wathan, Duri, Sabtu 17 Desember 2016.
MANDAU (RIAUSKY.COM)- Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang yang tidak pernah mencoba melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.
 
Ungkapan bijak yang memotivasi itu disampaikan Bupati Bengkalis Amril Mukminin ketika menghadiri Wisuda Sarjana XIX Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbul Wathan, Duri, Sabtu 17 Desember 2016.
 
Ketika menghadiri wisuda perguruan tinggi yang bernaung di bawah Yayasan Hubbul Wathan Duri itu, Amril tidak datang sendirian. Mantan pacarnya yang pernah menjabat Camat Pinggir, Kasmarni Amril, dengan setia ikut mendampinginya.
 
Dikatakan Amril, seluruh sarjana STAI Hubbul Wathan harus siap dan optimis menghadapi persaingan global, khususnya dengan telah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
 
“Buktikan bahwa setiap lulusan STAI Hubbul Wathan Duri, memang yang terbaik di antara yang terbaik dibandingkan para pencari kerja lainnya. Manfaatkan setiap peluang yang ada tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujar Amril.
 
Dikatakan Amril, dalam menghadapi kehidupan yang serba kompleks dan persaingan yang semakin ketat, sebagai orang yang telah dibekali berbagai disiplin ilmu, setiap sarajan lulusan STAI Hubbul Wathan Duri, juga harus mampu mengimplementasikannya dengan sebaik-baiknya.
 
“Karena merupakan sebuah keniscayaan, kompleksitas kehidupan di tengah masyarakat, harus senantiasa disikapi dengan optimis dan ilmu tersebut,” katanya.
Amril berharap, lulusan wisuda ke-XIX ini tidak berada pada zona aman dengan target utama untuk menjadi pencari kerja. Lebih-lebih keinginan itu terfokus menjadi pegawai di pemerintahan.
 
Sebab, katanya, saat ini pemerintah masih memberlakukan moratorium penerimaan aparatur sipil negara. Begitu pula di perusahaan swasta dimana sebagian melakukan pengurangan tenaga kerja akibat melesuhnya ekonomi nasional dan dunia.
 
Seluruh wisuda ke-XIX tersebut, juga harus menghijrahkan pola pikirdari pencari kerja kepada tekad untuk menciptakan lapangan kerja. Menjadi seorang wirausahawan. Apalagi di era kemajuan teknologi informasi sekarang ini, peluang itu semakin terbuka lebar.
 
“Kami percaya, meskipun tidak secara spesifik diberikan selama perkuliahan di stai hubbul wathan ini, penguasaan teknologi dan sistem informasi para lulusan yang diwisuda hari ini, juga sudah mempuni,” papar Amril.
 
Pada wisuda ke-XIX tersebut, sebanyak 85 mahasiswa, terdiri 39 orang jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 46 orang lulusan sarjana Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).
 
Adapun lulusan terbaik dari jurusan PAI diraih Fitriyana dengan nilai 3,37. Sedangkan jurusan PBI atas nama Safri dengan nilai 3,45.
 
Hadir juga dalam wisuda ke-XIX tersebut Camat Mandau, Joko Edi Imhar beserta Upika Mandau, Sekcam Mandau Toharuddin, Ketua Yayasan Hubbul Wathan H Buya Hamka Riau dan Ketua Senat STAI Hubbul Wathan Abdullah Syarif.(R07/hms)

Terkini