25 Bus Hibah Datang, Tanpa anggaran Operasional, Terancam Jadi Hiasan BRPS

Senin, 26 Desember 2016 | 12:31:23 WIB
Bus transmetro mangkal hampir satu tahun di BRPS karena ketiadaan biaya operasional adalam APBD Pekanbaru.
PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Sebanyak 25 Bus Hibah berukuran sedang bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI sudah terparkir di Terminal BRPS, Pekanbaru, Ahad, 25 Desember 2016 kemarin.
 
Seperti yang diprediksi banyak pihak, dana operasional bus ini belum dianggarkan dalam APBD 2017. Dengan demikian dikahawatirkan, bus tidak bisa digunakan dan hanya menjadi hiasan di terminal BRPS.
 
“Sayangnya, biaya untuk pengoperasian bus tersebut tak dianggarkan dalam APBD 2017. Ini tentu menjadi perhatian kami, bagaimana mencarikan solusinya,” ungkap Kepala UPTD Pengelola dan Pengawasan Angkutan Perkotaan (PPAP) Dishubkominfo Kota Pekanbaru Wisnu Haryanto, Senin, 26 Desember 2016.
 
Dijelaskan Wisnu, 25 unit bus yang baru tiba di Pekanbaru tersebut untuk memperkuat armada bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang dikelola oleh Dishubkominfo Kota Pekanbaru. 
 
Direncanakan bus itu dioperasikan pada awal 2017. Rute yang ditempuh adalah koridor yang belum terjangkau oleh bus TMP ukuran besar. Seperti koridor Jalan Paus – Jalan Kartama dan koridor lainnya. 
 
“Untuk pengoperasianya tergantung anggaran di 2017 nanti. Saat ini anggaran masih tarik ulur,” katanya menjelaskan
 
Pada APBD 2017, pihaknya ha­nya mendapatkan anggaran untuk biaya operasional 45 unit bus dari 50 unit bus TMP ukuran besar hibah Kemenhub.
 
“Kami hanya anggarkan biaya operasional untuk 45 unit bus. Sisanya lima lagi untuk cadangan,” sampainya. (R05)

Terkini