PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru baru saja merampungkan pendataan sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Di Kota Pekanbaru sendiri, ada 30 SMP yang dipastikan akan melaksanakan UNBK. Namun, dari 30 sekolah tersebut, hanya 4 sekolah yang ujian di sekolah sendiri. Sementara sisanya akan menumpang di SMA yang ada di Pekanbaru.
Demikian dikatakan Abdul Jamal selaku Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, pada Jum'at, 3 Februari 2017.
"Ada sekitar 6 ribuan siswa SMP yang akan kita tumpangkan di SMA dan SMK untuk pelaksanaan UNBK. Kita sedang buatkan MoU nya dengan pihak provinsi," katanya.
Menurut keterangan Jamal, SMP yang akan ditunjuk untuk melaksanakan UN berbasis komputer tahun ini adalah SMP yang lokasinya berada di sekitar SMA atau SMK terdekat.
"Kita akan cari SMP yang terdekat dengan SMA atau SMK yang punya fasilitas untuk melaksanakan UNBK," imbuhnya.
Sementara untuk SMP swasta akan ditumpangkan di SMA atau SMA yang masih dalam satu yayasan. Ini dimaksudkan agar tidak perlu lagi mengeluarkan dana operasional yang besar.
"Kalau masih satu yayasan kan tidak perlu keluar biaya banyak," katanya.
Sementara untuk kesiapan pelaksanaan UN SMP di Kota Pekanbaru, pihaknya sejauh ini masih melakukan pendataan. Meski belum ada petunjuk resmi, Pemko sudah melakukan beberapa pendataan awal.
Dari target 30 persen pelaksanaan UNBK, pihaknya mengklaim bisa memenuhinya. Namun pelaksanaannya terpaksa ditumpangkan ke SMA/SMK terdekat. "Kalau yang sudah ada peralatan UNBK saat ini baru empat SMP," tutupnya. (R05)