PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Begitu turun dari mobil berplat BM 92, Istri Gubri Hj Sisilita Arsyadjuliandi langsung berjoget randai.
Ia masuk ke tengah lingkaran dan mengikuti barisan untuk berjoget Randai, khas Kuansing di halaman Taman Budaya Provinsi Riau Jalan Sudirman, Pekanbaru.
Disana, Ahad (16/4) tengah dilaksanakan gradi persiapan jelang keberangkatan kontingen Riau mengikuti Kenduri Budaya di Jakarta 20 April atau Kamsi ini.
Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan turut berkontribusi dengan berperan pada 20 April, yang merupakan puncak hari jadi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"Kontingen Riau yang bakal tampil di TMII saya dukung penuh dan harus mengedepankan kebudayaan melayu Riau. Karena seluruh anjungan se nusantara disana bakal melaksanakan acara," kata Sisilita dalam sambutannya usai berjoget Randai kemarin.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Riau Raja Yoserizal Zen yang juga hadir didampingi istri Baiduri Zam dalam gladi persiapan kemarin. Mengungkapkan kontribusi Riau dalam puncak hari jadi TMII, dimana anjungan Riau bakal melaksanakan Kenduri Budaya Riau nantinya seharian penuh.
"Dalam upaya memperkenalkan kebudayaan Riau. Mulai Kamis (20/4) pagi, pawai budaya, pakaian adat 12 kabupaten dan kota, ada juga perahu baganduang, siangnya kuco gelamai disana, dilanjutkan dengan kenduri budaya Riau menampilkan tari dan pemenang parade tari di Idrus Tintin juga dibawa kesana," papar Yose.
Kemudian juga akan menampilkan lagu dari Juara FLSN 2017. Juga kata Yose akan ada Randai, orasi budaya, musik Gazal dan penampilan kebudayaan serta kesenian Riau lainnya selama sehari penuh di anjungan Riau TMII, Jakarta.
"Momen hari jadi taman mini, juga diundang pihak taman mini, beberapa pejabat kementrian pendidikan dan kebudayaan. Gubernur juga diundang dan akan membuka," paparnya.
Disinggung mengenai persiapan kontingen Riau, dijelaskan Yose seluruh persiapan sudah siap. Mulai dari persiapan di Idrus Tintin seperti Parade Tari sebagai seleksi dari kab/kota untuk menghimpun seluruh kontingen yang bakal mengikuti kenduri Budaya. (*)