LUWU TIMUR (RIAUSKY.COM) - Parang tajam itu terayun dan menebas tangan Musring (40). Tangan kiri Musring putus. Pelakunya adalah Eli alias Oddang (26) yang notaabene merupakan keponakan Musring sendiri.
Kejadian berdarah ponakan memarangi pamannya itu terjadi di Dusun Jambu-jambu, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur (Lutim), Rabu (26/4) pukul 22.00 Wita.
Sesaat sebelum insiden, Oddang datang ke pos ronda dimana pamannya sedang asyik bermain catur bersama temannya. Oddang sudah menenteng parang tajam.
Tanpa sepatah katapun, ponakan langsung melayangkan parang yang dipegang ke arah sang paman yang sedang bermain catur. Hanya saja ulah pelaku segera diketahui dan refleks menangkis dengan tangan kirinya.
Akibatnya tangan kiri korban putus dan bersimbah darah. Melihat pamannya bersimbah darah, pelaku langsung kabur.
Rekan korban pun melarikan dan membawa Musring ke RSUD I Lagaligo Wotu dan selanjutnya dirujuk guna menjalani perawatan medis di RSUD Andi Djemma Masamba, Luwu Utara.
Sementara pelaku, ponakan korban hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Kapolsek Wotu AKP Jamal Anshar membenarkan insiden berdarah yang melibatkan ponakan dan paman tersebut. Pihaknya masih menyelidiki dan mengejar pelaku yang melarikan diri.
“Belum di ketahui apa yang menjadi motif penyerangan ini. Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Jamal Anshar saat dihubungi pojoksulsel.com. (R02/Jpg)