SELATPANJANG (RIAUSKY.COM) - Susandi (24) warga Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, meregang maut disambar petir ketiga nenurunkan tual sagu sambil menelpon.
M Nur, teman sekerja korban menceritakan, Kamis (4/5/2017) sekitar pukul 14.30.WIB, dia bersama korban dan teman lainnya sedang menurunkan tual sagu dari gerobak di jalan ke dalam parit di area PT Kondur, wilayah Desa Lukit. Salanjutnya, sesuai rencana tual sagu itu dirakitkan.
Pada saat itu, cerita M Nur, cuaca mendung dan memang telihat kilat saling menyambar kemudian disusul suara petir. Dan saat menjatuhkan tual sagu, Susandi menelepon sesorang dengan menggunakan telepon genggamnya.
Baru sekejab menelepon, alih-alih petir menggelegar dan menyambar Susandi. Akibatnya korban terjatuh dan terhempas di jalan.
Melihat Susandi ditembak petir, M Nur langsung melihat kondisi korban. Begitu dicek pada urat nadi dan detak jantung korban, M Nu menyakini temannya itu sudah tidak bernyawa lagi.
"Saya bersama rekan lainnya langsung mengabari keluarga korban, setelah keluarga korban sampai di TKP kami langsung membawa ke rumah duka, Jalan Pasir, Desa Lukit," kata M Nur.
Setahu M Nur, temannya itu hanya mengalami sedikit luka bakar di bagian telinga kiri. Namun mengeluarkan darah.
"Tubuh Susandi tidak hangus, yang saya lihat hanya luka bakar sedikit di telinga," ucap M. Nur. (R03/Sc)