PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Memasuki tahun kedua tahun pelajaran 2017-2018, Kampus mega ST2P tak kunjung ditempati, di sejumlah titik bangunan atas sudah terlihat bocor.
Pantau di lapangan, terlihat bagunan yang diresmikan setahun belakang ini belum ada tanda-tanda akan segera diperbaiki. Kemudian sejumlah fasilitas jaringan listrik, peralatan meja kursi dan alat tulis kantor (ATK) juga belum ada.
Terpisah, Kapala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pelalawan (Bappeda) Ir Syahrul Syarif kepada media, Jumat 12 Mei 2017 mengungkapkan. Terkait operasional kampus Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) akan secapatnya dipungsikan.
"Kita dorong kepada pengelola kampus agar cepat memfungsikan. Saya dapat pastikan tahun ajaran baru (2017-2018) telah ada aktivitas perkulian disitu," jelasnya.
Kemudian sambungnya, terkait perlengkapan kampus dalam minggu-minggu ini mulai dimasukkan guna kesempurnaan perkuliahan.
"Meubelair siap kita masukan dalam minggu inilah. Transportasi mahasiswa dan dosen sudah tersedia, sementara AC dalam tahap pemasangan. Jaringan listrik juga," tuturnya, jadi masalah teknis tidak telalu menganggu aktivitas.
Untuk jaringan listrik, tambah Kaban Bappeda ini, pihak BUMD Tuah Sekata juga telah siap menyambung jaringan nya.
"Pemda telah siapkan anggaran Rp17 miliar dalam penyertaan modal untuk menyambung jaringan kesana dari perusahaan listrik Langgam Power, jadi saya pikir tahun ajaran baru ini aktivitas kampus tidak ada persoalan lagi, dan bangunan ini bisa dipakai," tutupnya. (R09)