PASIRPANGARAIAN (RIAUSKY.COM) - Diduga mencuri ternak di Kunto Darussalam, Rokan Hulu (Rohul), pria berinisial HZ (26), sekarat setelah babak belur dihajar massa.
Ia pun lantas diserahkan ke Polisi, Sabtu pagi (13/5/2017) sekitar pukul 06.30 Wib selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Surya Insani KM 4 Pasirpengaraian Desa Suka Maju Kecamatan Rambah untuk menjalani perawatan.
Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor:LP.A/49/V/2017/RIAU/ Res Rohul /Sek KuntoDs/Tgl 13 Mei 2017 yang dilaporkan oleh pemilik ternak.
Kapolres AKBP Yusup Rahmanto SIK MH melalui Paur Humas IPDA Suheri Sitorus Sabtu 13/5 sore, menyebutkan, pelaku saat itu berhasil ditangkap masa setelah mencuri dua ekor kambing bersama satu pelaku lain temannya di Blok 17 Afdeling BP 20 kebun KKPA Sei Mandau PT Edi, Wilayah Kelurahan Kota Lama.
Jelasnya, kejadian itu berawal dari Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 Wib, dua warga bernama Andri dan Sandi melihat pelaku dan 1 temannya sedang memikul 2 ekor kambing yang dimasukkan dalam karung.
Dua warga tersebut selanjutnya mengejar pelaku dan temannya. Namun kedua pelaku berupaya kabur dan lari menyelamatkan diri. Kedua warga selanjutnya berteriak maling sehingga warga berdatangan.
Warga kemudian berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial HZ yang kemudian babak belur dianiaya masa, sehingga mengalami luka luka pada bagian kepala dan sekujur tubuhnya.
Kedua kambing yang sempat dibawa pelaku dengan cara memasukkan ke dalam karung, ternyata milik warga bernama Pianus Halawa.
Selanjutnya sekitar pukul 06.30 wib pelaku yang dalam kondisi pingsan dan barang bukti dibawa oleh masyakarat ke Polsek Kunto Darussalam di Kota Lama. Petugas kemudian membawa pelaku ke Puskesmas Kotalama untuk penanganan medis, kemudian dikarenakan peralatan yang kurang memadai pelaku dirujuk ke RS.Surya Insani Pasir Pengaraian.
"Kini pelaku pencurian ternak di Kunto Darussalam yang mengalami luka setelah dianiaya masa sedang diobati di RS Surya Insani Pasir Pengaraian, dan barang bukti berupa ternak kambing sudah diamankan, sedangkan satu pelaku lainnya sedang dalam pengejaran," pungkasnya. (R19/Src)