Jangan Terpesona Wajah Super Cantiknya, Saking Sadisnya Dia Membelah Dua Korbannya Pakai Gergaji...

Kamis, 15 Juni 2017 | 11:07:30 WIB
Priyanuch Nonwangchai.

JAKARTA (RIAUSKY.COM) - Kasus pembunuhan keji yang terjadi di Thailand bulan lalu menghebohkan masyarakat. Dilansir Nextshark, seorang gadis sangat cantik bernama Warisara Klinju ditemukan tewas dengan bagian tubuh terpisah-pisah.

 

Tersangka utama pelaku pembunuhan tersebut berhasil ditangkap polisi. Namun, wajah tersangka ini sekali lagi membuat kasus ini heboh.
 
Berbagai media di Thailand terpaku dengan paras si tersangka yang bernama Priyanuch Nonwangchai, yang juga merupakan seorang gadis bar.
 
Priyanuch Nonwangchai kini menjadi headline di beberapa media dan menjadi pusat perhatian netizen hingga muncul sebutan "Demam Preaw."
 
Banyak yang memperlakukan wanita 24 tahun ini sebagai idol karena parasnya yang cantik.
 
Para akademisi dan pengamat dibuat khawatir karena sikap masayarakat tersebut, kata AsiaOne dalam laporannya.
 
Priyanuch Nonwangchai, atau yang biasa dipanggil Preaw, terlibat dalam kasus pembunuhan di mana tubuh korbannya digergaji hingga terbelah dua dan kemudian dibuang di plastik terpisah di provinsi Khon Kaen, bulan lalu.
 
Menurut penyelidik, pembunuhan yang terjadi pada 23 Mei itu adalah bagian dari rencana balas dendam oleh Preaw dan beberapa kaki tangannya terhadap sesama gadis bar bernama Warissara Klinjui.
 
Penyelidik saat ini mencari motif pembunuhan tersebut.
 
Sebelumnya, korban dilaporkan menyuap polisi terkait pacar Preaw yang telah ditahan karena kasus obat-obatan.
 
Para pengamat percaya bahwa popularitas Preaw yang tiba-tiba meroket dikarenakan parasnya yang cantik.
 
Polisi yang menangani perkara Preaw
 
AsiaOne menyebutnya seperti putri pop Thailand yang mungkin dikira seorang model atau bintang TV.
 
Beberapa situs gosip bahkan mencari tahu kehidupan pribadi Preaw yang nampak mewah.
 
Preaw yang terbang ke Myanmar bersama dua rekannya, Kawita Rachada dan Apiwan Satayabundit, akhirnya menyerahkan diri dan dideportasi ke Thailand awal bulan ini.
 
Dilaporkan ada 90 petugas kepolisian yang terlibat dalam penahanan Preaw dan dua rekannya.
 
Sayangnya, para polisi nampaknya mulai terlena dengan kecantikan Preaw.
 
Dua polisi di Chiang Rai dihukum karena berfoto dengan tersangka cantik tersebut.
 
Para polisi juga dikritik karena membiarkan para tersangka merokok bebas, memakai makeup dan berjalan-jalan di kantor polisi.
 
Menurut Chiangrai Times, Dr. Mathurada Suwannapho, direktur Child and Adolescent Mental Health Rajanagarindra Institute, perlakuan bersahabat para polisi terhadap tersangka berkemungkinan untuk mengubah pandangan publik.
 
Kepolisian Thailand saat ini dikabarkan mempercepat kasus ini, dengan empat di antara lima tersangka kemungkinan mendapat hukuman mati. (R04)
 
Sumber Berita: Tribunnews
 

Terkini