BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Salah seorang pemilik kendaraan ketahuan menggunakan uang palsu (upal), ketika membeli tiket di Pelabuhan Penyeberangan (RoRo) Air Putih – Bengkalis, Senin (3/7/17) pagi tadi.
Pemilik Upal ini, merupakan warga Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Saat itu sebelumnya sempat diintrogasi, dan akhinya dilepas oleh Petugas karena tidak cukup bukti.
Peristiwa ini berawal, ketika pemilik kendaraan akan membeli tiket penyeberangan dengan menggunakan uang pecahan Rp50 ribu, Petugas tanpa rasa curiga mengambil uang tersebut. Namun, setelah diraba ternyata uang tersebut palsu dan meminta kepada pemilik kendaraan untuk mengganti dengan uang yang lain.
“Lantas petugas penjualan tiket melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pengamanan yang ada di pelabuhan. Seketika yang bersangkutan diintrogasi," ujar salah seorang saksi mata, Hasan siang ini.
Sementara itu, Kapolsek Bengkalis AKP Syafril Thalib saat dikonfirmasi membenarkan adanya calon penumpang yang menggunakan uang palsu saat akan membeli tiket.
“Petugas penjualan langsung melapor ke Pos Pam dan saat itu juga si pemilik kendaaan kita periksa," ujarnya.
Dia sampaikan, setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari badan hingga kendaraan, ternyata tidak ditemukan uang palsu yang lain.
“Jadi satu-satunya uang palsu yang dimiliki ya uang Rp50 ribu tersebut,dan yang bersangkutan ketika ditanya juga tidak tahu uang tersebut berasal dari mana," tambah Kapolsek.
Karena tidak ditemukan uang palsu lain, disampaikan, pihaknya tidak menemukan cukup bukti untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Sehingga yang bersangkutan dilepaskan.
“Kalau ada uang palsu yang lain maka yang bersangkutan patut kita duga sengaja menggunakan uang palsu. Tapi ternyata tidak ada, maka yang bersangkutan tidak kita tahan," tambahnya.
Memang, sambung Syafril lagi, petugas kebersihan di pelabuhan roro sempat menemukan lembaran uang Rp50.000 palsu di tong sampah. Namun, uang yang ditemukan secara fisik berbeda dengan uang yang dimiliki si pemilik kendaraan.
"Terlepas dari itu semua, kita mengimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan beredarnya uang palsu. Terutama pada saat-saat suasana ramai seperti sekarang ini," ujar Kapolsek lagi. (R14)