Treesome-nya Cuma Beberapa Menit, Sakitnya, Anak Medan Ini Dikuras Gerombolan Cewek Nakal

Kamis, 06 Juli 2017 | 01:53:23 WIB
Dua perempuan nakal dan rekannya yang melakukan aksi pemerasan terhadap korban.

MEDAN (RIAUSKY.COM)- Seks bebas treesome (tarik tiga) sedang digandrungi pada maniak seks. Namun, pria hidung belang yang satu ini ketiban nahas setelah dia jadi korban pemerasan gerombolan para cewek nakal yang digunakannya.

Seperti diberitakan Pojoksatu, dua pekerja seks komersil (PSK) yang kerap mangkal di Jalan Sei Wampu Kecamatan Medan Baru terpaksa harus mendekam di sel tahanan sementara Polsek Medan Baru.

Pasalnya, kedua PSK tersebut memeras pelanggannya usai berhubungan intim bertiga (threesome).

Dalam melancarkan aksinya, kedua PSK tersebut dibantu oleh seorang rekan prianya Simon Sembiring (36). Mereka pun menguras harta benda pelanggan yang merupakan mahasiswa.

Korban adalah pria berinisial RH (23), warga Jalan Rawa Sakti Lorong IX Medan. Selain mengalami pemerasan, korban juga sempat diancam akan dibunuh.

Kapolsek Medan Baru Kompol Hendra ET menjelaskan, pemerasan dan pengancaman ini berawal saat RH berkenalan dengan seorang PSK bernama Icha Hasanah (21) warga Jalan Ayahanda di seputaran Jalan Sei Wampu pada Minggu (2/7/2017) malam.

Setelah berkenalan, Icha mengajak rekannya sesama PSK bernama Siti Wahyuni (21).

“Ketika pertemuan awal, Icha dan Siti langsung mengajak korban ke Hotel Wesly di Jalan Sei Babalan. Sesuai kesepakatan, tarif sekali kencan untuk dua PSK ini Rp 200 ribu,” ungkap Hendra, Rabu (5/7/2017).

Tergiur dengan tarif yang murah dari jasa dua PSK, RH yang tak mampu menahan syahwatnya lantas buru-buru menuju ke hotel. Mereka pun melakoni pesta seks bertiga.

“Setelah berhubungan intim, kedua PSK yang sudah merencanakan aksinya kemudian meminta uang Rp1 juta pada korban. Namun, korban menolak karena tak memiliki uang dalam jumlah tersebut,” jelas Hendra.

Karena korban tak mau menyerahkan uang yang diminta, kedua PSK memanggil teman prianya bernama Simon Sembiring (36) warga Jalan Sei Wampu Baru, Pasar II Medan. Simon pun memaksa korban menyerahkan semua harta bendanya dengan ancaman akan membunuhnya.

“Karena ketakutan, korban pergi mengambil uang ke ATM dan hanya ada Rp600 ribu. Lalu, korban menyerahkan uang itu sebagai tambahan,” sebut Hendra.

Tak sampai disitu, para pelaku lalu merampas iPhone 6+ milik korban. Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan korban.

“Setelah kejadian, korban melapor ke Polsek Medan Baru. Lalu, dilakukan penyelidikan. Selama dua hari, akhirnya para pelaku berhasil dibekuk di lokasi yang sama kemarin malam. Saat ini, ketiganya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan kasusnya,” tukas Hendra. (R07/p1)

Terkini