PELANGIRAN (RIAUSKY.COM)- Kateman mencekam. Seorang personel TNI yang juga pejabat Babinsa tewas ditikam oleh seorang pemuda setempat menggunakan sebuah belati.
Gara-garanya sepele, pemuda tersebut tidak senang karena anggota TNI yang diketahui bernama Musaini melarangnya untuk melakukan aksi kebut-kebutan yang bisa membahayakan masyarakat.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, belati yang digunakan pelaku tembus ke perut bagian kanan korban dan menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat.
Korban yang selama ini menjadi petugas pembinaan keamanan masyarakat Kateman tersebut langsung ambruk begitu ditikam oleh pelaku secara tiba-tiba. Setelah itu, pelakupun melarikan diri.
Sementara korban, oleh warga langsung mendapat pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Musaini dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Raja Musa Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Jum'at (7/7/2017).
Sebagaimana dihimpun dari sejumlah sumber di Kateman, sebelum terjadi aksi penikaman, Musaini memang sempat menegur pelaku untuk tidak melakukan aksi kebut-kebutan, karena, banyak warga yang mengeluhkan hal tersebut dan membahayakan.
Namun, bukannya sadar dan patuh, pemuda yang disebutkan masih berusia muda itu malah melakukan aksi yang tidak terhormat dengan menikam korban hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia.
Pasca peristiwa tersebut, pengamanan di sekitar Pelangiran ditingkatkan. Bahkan dilaporkan, saat ini Dandim 0314/ Inhil Letkol Inf J Hadiyanto dan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK sedang dalam perjalanan menuju Kecamatan Kateman.(R-17)
Sumber Berita: Riau Terkini