KOCAK BANGET...Bayi Ini Diberi Nama Flyover, Alasannya...

Jumat, 28 Juli 2017 | 14:49:05 WIB
Bayi bernama flayover bersama orang tuanya
BREBES (RIAUSKY.COM) - Ahmad Dorojatun, yang merupakan warga RT 03 RW 02, Desa Dukuh Turi, Kecamatan Ketanggungan, Brebres, Jateng, ini memberi nama anaknya Flyover, tepatnya Ramadan Dorojatun Putra Flyover.
 
Bapak yang baru dikaruniai satu orang putra ini mengatakan, anaknya itu lahir berbarengan dengan dibukanya Flyover Dermoleng, Kecamatan Ketanggungan, saat masa mudik Lebaran 2017.
 
Sebuah jalan layang yang baru kali pertama beroperasi di Kabupaten Brebes ini memang cukup menyedot perhatian masyarakat luas, saat itu.
 
"Ya nama Flyover itu saya ambil karena pas saat lahir itu Flyover Dermoleng sudah mulai dioperasikan," katanya saat ditemui di rumahnya, Kamis (27/7).
 
Anak tersebut dilahirkan sehari sebelum lebaran Idul Fitri 1438 Hijirah lalu. Saat itu, jembatan layang Dermoleng baru dioperasikan untuk mengurangi kepadatan kendaraan saat arus mudik di perlintasan kereta disekitar jalan KH Mukhlas, Dukuhturi, Ketanggungan.
 
Namanya juga sempat viral di dunia maya seperti Facebook dan Twitter. Saat ini, banyi yang dilahirkan sekitar pukul 6 pagi itu sudah tumbuh menjadi balita yang menggemaskan. Dan saat ini tinggal di rumah orang tua dari sang ayah.
 
Alasan lain, karena pembukaan flyover tersebut juga banyak membawa manfaat yang besar bagi masyarakat banyak.
 
"Begitu juga harapan saya ke depan anak saya nanti bisa berguna dan memberikan manfaat kepada orang tua dan masyarakat lainnya," lanjutnya.
 
Suami dari Beti Apriaya Dewi, 24, ini mengku pemberian nama tersebut tidak spontan. Dia mengaku saat aqikah anaknya tersebut ada salah seorang yang dituakan mengusulkan di nama anaknya ada kata Flyover.
 
Dia juga mengungkapkan, saat pemberian namanya tersebut banyak orang yang menanyakan kenapa memberikan nama anaknya Ramadan Dorojatun Putra Flyover.
 
Bahkan ada yang menanyakan ke dirinya kasihan jika sudah besar nanti diledekin teman-temannya.
 
"Saya cuma jawab, akan saya bimbing dan menguatkan mental saat sudah besar nanti, sehingga tidak terpengaruh nanti ledekan anak-anak lainnya," tuturnya. (R02/Jpnn)

Terkini