PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Diwarnai tembakan, polisi menggerebek sebuah villa mewah di Baliview Luxury Hotel and Resto di Jalan Putri Indah Pekanbaru yang diyakini sebagai tempat persembunyian bandar narkoba, Jumat siang, 28 Juli 2017.
Polisi terpaksa melepaskan tembakan karena sang pelaku berniat melarikan diri dari kejaran petugas gabungan Polresta pekanbaru dna Polsek Bukit Raya.
Kabarnya, penggerebekan tersebut merupakan pengembangan kasus dari kepolisian di Lampung.
Dalam peristiwa tadi siang, polisi mengamankan beberapa orang, bersama barang bukti Narkoba serta senjata api dan selanjutnya para pelaku akan dimintai keterangan.
Dalam pantauan media, terlihat ada beberapa kendaraan diduga milik para pelaku parkir di depan vila. Belum ada penjelasan resmi kepolisian terkait penggerebekan itu.
Vila yang digerebek tersebut bisa dibilang mewah dan elit. Lokasinya juga cukup strategis di jantung kota, serta dekat dari bandara. Lokasinya juga private, karena akses masuk depan dijaga oleh petugas keamanan.
Dalam aksi tersebut, Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Deddy Herman dan Kapolsek Bukit Raya, Kompol Pribadi juga turun langsung ke TKP memimpin jalannya penggerebekan.
"Kita masih lakukan pemeriksaan. Mau didalami dulu" singkat Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Deddy Herman.
Kabarnya ada enam orang diamankan, enam orang tersebut diamankan terpisah, di mana lima diantaranya dibawa oleh kepolisian Lampung, sedangkan seorang lagi ditangani oleh jajaran Polresta Pekanbaru.
Saat ini, aparat sudah memasang garis polisi pada sebuah vila yang dipakai untuk tempat persembunyian mereka nomor D-11. Sebuah mobil dan dua sepeda motor juga masih terparkir di halaman yang dipasangi police line (garis polisi) tersebut.
"Kita (Polresta Pekanbaru) ke sini (melakukan penggerebekan) berdasarkan pengembangan kasus bersama tim (kepolisian) dari Lampung. Ada sebagian yang sudah dibawa ke sana (Lampung). Masih pengembangan lagi," ujarnya. (R02/Grc/Rtc)