Duel Sabung Nyawa 2 Lawan 1, Pelajar SMP Muhammadiyah Dumai Tewas...

Senin, 31 Juli 2017 | 23:05:29 WIB
Bibi korban saat melihat Jenazah korban berada di RSUD Dumai.

DUMAI (RIAUSKY.COM)- Aksi sabung nyawa antar pelajar  kembali terjadi di Dumai. Tiga orang pelajar SMP Muhammadiyah dilaporkan saling adu jotos, seorang diantaranya tewas setelah perkelahian, Senin (31/7/2017) siang.

Perkelahian sendiri terjadi di sebelah SMP Negeri Binsus kota Dumai.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, diketahui korban meninggal dunia bernama Junaidi Aswari  (14) warga Jalan Pinang Merah Perumahan Uka Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.

Zahari adalah siswa Kelas 2 SMP Muhammadiyah Dumai.

Sebelum dilaporkan meninggal dunia, informasi yang beredar dari sesama siswa adalah, korban sempat terlibat perkelahian dengan sesama teman di sekolahnya. 

Perkelahian sendiri berlangsung berat sebelh, dimana, korban dikeroyok oleh dua orang pelajar lainnya. Sesaat setelah perkelahian, korban  ditemukan oleh pelajar lainnya dalam keadaan pingsan tergeletak di jalan.

Mendapat laporan siswanya pingsan karena habis berkelahi, pihak sekolah lantas membawa tubuh  Junaidi ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Namun, kondisi korban tidak kunjung sadar dan membuat pihak sekolah panik. Sekolah pun  lantas membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Dumai. 

Dari pemeriksaan  dan diketahui kalau  korban sudah tidak bernyawa.

Pihak keluarga sendiri mengaku kalau mereka mengetahui korban pingsan dan meninggal dunia dari sesama pelajar lainnya. Sementara pihak sekolah tidak memberitahukan. 

Situasi itu sangat disayangkan oleh Desi, bibi korban. 

"Sebelum pingsan, kata teman-temannya, Junaidi sempat terlibat duel dengan teman sekolahnya," jelasnya.

Disisi lain, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap Junaidi. "Saksi sudah, pelaku juga sudah diamankan, dan petunjuk lain ada, kami menolak otopsi dan kami tetap meminta proses hukum tetap berjalan, dengan membuat laporan secara tertulis," tegas Leni, yang juga bibi korban yang lain. 

KRONOLOGIS

Sementara itu, pihak kepolisian masih  memastikan kondisi Junaidi Aswari (14) seorang pelajar SMP Muhammadyah yang ditemukan tewas di Sekolah. Korban dikabarkan meninggal, Senin (31/7) setelah dibawa ke RSUD korban dinyatakan sudah tidak bernyawa. Hingga sore kemarin pukul 16.00 WIB korban masih berada di ruang jenazah. 

Menurut salah seorang rekan korban, Junaidi sempat menunggu angkot di depan SMP Binsus Jalan Putri Tujuh untuk pulang, namun di TKP korban terlibat perkelahian yang diduga dilakukan sesama rekan korban yang duduk di SMP Muhammadyah. 

Menurut keluarga korban Desi mengatakan orang tua korban sedang berada di Batam, begitu pula ibu korban berada di Medan. “Kami mendapat informasi dari rekan juga, untuk memastikan kabar tersebut kami (keluarga korban red) datang ke rumah sakit, menurut pihak sekolah yang menyampaikan korban saat berada di sekolah sudah tidak bernyawa, namun untuk memastikan hal itu korban dibawa ke RSUD,”sebutnya. 

Guna proses penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian masih menanti proses otopsi guna proses penyelidikan lebih lanjut. Menyusul kejadian tersebut, pihak kepolisian melaporkan pelaku telah berhasil diamankan pada hari yang sama. 

Disisi lain, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi terhadap Junaidi. “Saksi sudah, pelaku juga sudah diamankan, dan petunjuk lain ada, kami menolak otopsi dan kami tetap meminta proses hukum tetap berjalan, dengan membuat laporan secara tertulis. ” tegas Leni, bibi korban. 

Informasi yang diterima menyebutkan, korban berdomisili di Jalan Pinang Merah Perum,  UKA Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan. “Pelaku sudah kita amankan, dan kini kita sedang melakukan proses lebih lanjut, “ujar salah seorang personel kepolisian di lapangan. 

Sementara itu, info juga menyebutkan korban sempat berkelahi 4 orang. Mereka duel satu lawan satu, namun setelah itu korban dikabarkan pingsan, setelah itu dibawa ke sekolah, sejumlah guru bersama murid sempat kaget setelah melihat kondisi korban.

Kasus ini tengah ditangani Polres Dumai dalam penanganan, dugaan sementara korban mengalami penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. 

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting SIK MSi membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku berjumlah dua orang, satu diantaranya sudah kita amankan, dan kasus ini sedang ditangani Polres Dumai. Korban dan pelaku terjadi berawal dari perkelahian, sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa korban.” tutup Kapolres.(R-04)

Sumber Berita: Traju News

Terkini