INNALILLAHI...1 JCH Kampar Meninggal Dunia, 2 Gagal Berangkat

Jumat, 11 Agustus 2017 | 10:18:17 WIB

BANGKINANG (RIAUSKY.COM) – Lima hari menjelang keberangkatan ke tanah suci, satu orang jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Kampar wafat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Alfian didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Dirhamsyah, Kamis (10/8/2017) di ruang kerjanya menjelaskan, satu orang JCH Kampar yang wafat ini atas nama Ibu Suhaiba Jakut Miayub Binti Miayub.

Beralamat di Dusun I Pulau Birandang RT 001/RW 001, Kecamatan  Kampa. Ia menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu (9/8/2017) pukul 23.00 WIB, di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Suhaiba tergabung dalam regu 32, rombongan 8, kelompok terbang (Kloter) 18 Embarkasi Batam, dengan nomor porsi 400063432, paspor B6627850. Seyogyanya ia akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 15 Agustus 2017 nanti.

"Untuk itu, atas nama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dan atas nama pribadi, saya turut berduka cita atas wafatnya Ibunda Suhaida ini. Semoga Allah Swt mencatat niat baik Ibu Suhaida yang mulia ini, dan ditempatkan di tempat yang mulia serta dimasukkan kedalam Syurga tanpa hisab, Aamiin…aamiin ya Robbal Alamin," ujar Alfian.

Kemudian kepada keluarga yang ditinggal, untuk tidak larut dalam kesedihan. Tabah dan bersabarlah dalam menghadapi ujian ini.

"Ingatlah, rencana Allah lebih indah dari apa yang kita bayangkan. Untuk itu, teruslah kirimkan do’a yang terbaik untuk ibu kita ini. Karena Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, dan do’a anak yang soleh," pungkas Alfian.(Akhir Yani)
 
Selain itu, 2 Calon Jemaah Haji Kampar juga dinyatakan gagal berangkat setelah tim dari Kemenag Kampar dan tim kesehatan Kampar memutuskan keduanya tak bisa diberangkatkan karena kondisi sakit.
 
Kedua CJH itu yakni Marwan asal Bangkinang  karena menderita penyakit gagal ginjal  dan satu lagi Syamsidar asal Kuok karena stroke.

”Kita telah panggil pihak keluarganya dan kemudian tim dari Kemenag Kampar dan tim kesehatan memutuskan keduanya tak bisa diberangkatkan dan pihak keluarga dapat memaklumi dan menerimanya," ujar Kepala Kemenag Kampar melalui Kepala Seksi Haji dan Umroh, H Dirhamsyah.

Dirhamsyah menyebutkan sesuai data yang ada bahwa Marwan masuk dalam kloter 17 bersama 441 CJH lainya  sedangkan 2 CJH lagi Suhaiba yang meninggal dunia dan Syamsidar yang stroke masuk dalam kloter 18 bersama 337 CJH Kampar lainya.

Saat ditanya persiapan pemberangkatan kloter 17 dan 18, Dirhamsyah mengatakan bahwa sesuai jadwal pemberangkatan yang telah ditetapkan bahwa kloter 17 akan diebarngkatkan ke asrama embarkasi Batam  pada 14 Agustus dan pada 15 Agustus sekitar pukul 23.00 akan diterangkan menuju Jeddah.

Kemudian kloter 18 akan diberangkatkan dari Bangkinang pada 15 Agustus dan akan diterbangkan ke Jeddah pada 16 Agustus.

"Guna kelancaran pemberangkatan CJH dihimbau untuk dapat mengantyarkan kopernya ke Kemenag Kampar sebagaimana waktu yang telah ditentukan yakni dari 9-11 Agustus di Kemenag Kampar," tambahnya. (R10/Skc)

Terkini