PAKAI MARIYUANA, Polisi Tangkap 7 Remaja Diduga Pelaku Pembakaran Pesantren Tahfiz Darul Quran yang Tewaskan 23 Santri

Ahad, 17 September 2017 | 19:37:36 WIB
Pesantren Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah

KUALA LUMPUR (RIAUSKY.COM) - Usai peristiwa kebakaran di sebuah pesantren di Kuala Lumpur, Malaysia yang itu menewaskan 23 santri, polisi menangkap 7 remaja.

Tujuh remaja itu berusia antara 11-18 tahun dan merupakan warga dari lingkungan di sekitar pesantren tersebut. Mereka terbukti positif mengonsumsi mariyuana. 

"Dengan penangkapan 7 remaja ini, saya memastikan bahwa kasus ini terpecahkan," kata Kepala Kepolisian Kuala Lumpur, Amar Singh seperti dimuat detik yang dilansir Reuters, Ahad (17/9/2017).

Kebakaran ini adalah yang paling mematikan dalam 2 dekade terakhir. Peristiwa ini memicu kemarahan publik dan muncul desakan agar ada pengamanan lebih untuk pesantren. 

Polisi menangani kasus ini sebagai pembunuhan dan kenakalan yang berujung pada kebakaran. Peristiwa ini sendiri terjadi pada Kamis (14/9) saat mayoritas santri sedang tidur. 

"Niat mereka adalah untuk membakar, itu bisa saja akibat usia atau kedewasaan mereka. Mungkin mereka tidak tahu bahwa itu bisa menyebabkan kematian," kata Singh saat ditanya apakah para remaja itu berniat membunuh. 

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran tersebut terjadi pada Kamis subuh waktu setempat di pesantren Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah, yang berlokasi di ibu kota Kuala Lumpur.

"Benar-benar tak masuk akal begitu banyak yang tewas dalam kebakaran ini," kata Khirudin Drahman, direktur dinas penyelamatan dan pemadam kebakaran Kuala Lumpur seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (14/9/2017).

"Menurut saya ini salah satu bencana kebakaran terburuk di negeri ini dalam waktu 20 tahun terakhir," imbuhnya.

Dikatakannya, jumlah korban jiwa yang terkonfirmasi adalah 23 anak-anak santri dan 2 guru. Menurutnya, mereka kemungkinan tewas akibat menghirup asap kebakaran ataupun terjebak dalam kobaran api. Tujuh orang lainnya terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit, sedangkan 11 orang lainnya selamat tanpa cedera. (R03/Dtc)

Terkini