Waduh...Sudah Dua Bulan Ini, Air Sumur Warga Lalang Kabung Pelalawan Bau Solar...

Senin, 18 September 2017 | 20:45:38 WIB

PANGKALANKERINCI (RIAUSKY.COM)- Sejak enam bulan terakhir, warga Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan tak berani menggunakan air yang disedot dari sumur bor. 

Mereka mengaku air yang keluar dari sumur bor berbau minyak solar.

Kondisi air beraroma minyak itu tepatnya melanda warga di RT 07 RW 01 Jalan Poros PT RAPP Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan. 

Sedikitnya ada 10 Kepala Keluarga (KK) yang sumur bornya mengeluarkan bau solar. Alhasil masyarakat tidak berani memakai air tersebut untuk memasak dan dikonsumsi.

"Hanya untuk mandi dan menyuci saja. Kalau mau diminum atau memasak kami beli air bersih," terang warga Lalang Kabung, Boiman Tambunan (58), kepada tribunpekanbaru, Senin (18/9/2017) saat mendatangi kediamannya.

Tribunpekanbaru.com bersama pegawai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Seketaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tengku khairil serta dua anggota dewan lainnya H Indra Mansur dan Afrizal, menyambangi rumah warga yang diduga tercemar itu.
Menurut Boiman, bau menyengat menyerupai solar itu tercium sejak enam bulan terakhir. 

Belum diketahui pasti dari mana sumber bau yang bercampur dengan air di sumur bornya. Meskipun sedot dan dilakukan pembuangan air dari dalam sumur selama beberapa hari, air yang dihasilkan tetap sama.

Nasib serupa dirasakan warga Lalang Kabung lainnya bernama Desi Sinaga (36). 

Bau bahan bakar yang terkandung di dalam airnya tercium sejak dua bulan terakhir. 

Sumur bor sedalam sembilan meter miliknya berjarak 30 meter dari sumur bor punya Boiman. 

Awalnya mereka diam saja dan menduga hal itu akan menghilang dengan sendirinya.

"Ketahuannya pas ada hajatan di dekat sini. Disitulah kami saling cerita, ternyata ada 10 rumah yang seperti itu. Kami jadi bingung dan bertanya-tanya dari mana asalnya," tandas pria dua anak ini.

Atas temuan itu mereka melapor kepada anggota dewan dan DLH untuk turun ke lapangan. Pengambilan sampelpun dilakukan dari beberapa rumah.(R09)

Terkini