MIRIS... Di Kuansing Masih Ditemukan Bocah Derita Gizi Buruk

Kamis, 05 Oktober 2017 | 17:10:16 WIB

TELUK KUANTAN (RIAUSKY.COM) - Adalah Alviansyah bocah berumur dua tahun asal desa Teberau Panjang kecamatan Gunung Toar ( Guntor ) sungguh bernasib malang. Sejak berumur enam bulan putra pasangan Ipur dan Sulastri mengalami gizi buruk.

Sekarang Alviansyah mendapat perhatian penuh dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan kecamatan Gunung Toar agar dapat pulih kembali seperti sedia kala.

Keberasaan bocah penderita gizi buruk diakui Kepala Desa ( Kades ) Teberau Panjang, Hendri yang dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya Alviansyah mengalami gizi buruk sejak kecil. Pemerintah desa ujarnya meminta pihak keluarga membawa Alviansyah untuk berobat dan melalukan pemulihan.

Kondisi Alviansyah sendiri kata Hendri layaknya seorang bocah penderita gizi buruk. Badannya lemah, mata sayu dan kurus.

"Kita minta segera ditangani agar kesehatan Alviansyah kembali pulih," ujarnya seperti dimuat kuansingterkini.

Ditambahkan Hendri, Ia sungguh sedih melihat nasib Alviansyah. Pasalnya sejak lahir sudah penuh derita. Diungkapkannya bocah malang ini lahir diatas mobil Avanza saat sang ibu dirujuk untuk melahirkan dari desa Teberau Panjang ke UPTD Kesehatan Gunung Toar.

"Sejak lahir sudah penuh derita, kasihan Kami lihatnya,"ujar Hendri.

Sementara itu kepala UPTD Kesehatan Guntor, dr Weni Safitri, juga mengakui adanya kasus gizi buruk ini. Menurut Weni, kondisi gizi buruk yang dialami oleh Alvia

nsyah sudah terjadi sejak bocah malang ini berumur enam bulan.

"Jadi sudah setengah tahun Alviansyah mengalami kondisi gizi buruk," tukasnya.

Mengenai upaya penanganan katanya, UPTD mengirimkan staf ke rumah orang tua Alviansyah untuk melakukan pengobatan dan pemulihan dengan memberikan asupan gizi dan vitamin.

"Jadi ada kunjungan rutin staf UPTD untuk menangani karena orang tua Alviansyah ingin anaknya tetap dirawat dirumah," ujar Weni. (R12/Ktc)

Terkini